Ammar Zoni Selalu Bawa Barang Ini Saat Sidang Kasus Narkoba, Curhat Sulit Bertemu Keluarga

5 days ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Suasana haru bercampur tegang mewarnai selesainya sidang kasus narkoba Ammar Zoni, terkait dugaan peredaran narkotika dalam rutan. Di tengah kerumunan wartawan yang menanti, Ammar Zoni terlihat membawa tasbih yang selalu digenggam.

Saat ditanya mengenai kebiasaan barunya itu, Ammar Zoni membenarkan benda tersebut tak pernah lepas dari tangannya tiap kali menghadiri sidang. Ammar Zoni mengaku hanya mencoba berserah sambil terus berdoa agar proses hukum yang dijalani bisa berakhir dengan adil.

"Ya," jawab Ammar Zoni tentang tasbih yang dibawanya, usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Kamis (29/1/2026).

Namun, ketenangan Ammar Zoni sempat terusik karena terjadi insiden kecil saat petugas mencoba menggiring kembali ke ruang tahanan pengadilan. Ia langsung bereaksi dan memprotes perlakuan petugas yang mendorongnya.

"Kenapa kamu dorong-dorong? Hah? Kenapa begitu? Saya sudah capai banget. Saya berharap bisa ketemu keluarga, karena selama ini cuma bisa ketemu di sini (pengadilan), dan sekarang sudah mau ditarik lagi?" seru Ammar Zoni.

Di balik emosinya yang memuncak, tersimpan ketakutan besar dalam benak Ammar Zoni mengenai nasib penahanannya di masa depan. Ia menyampaikan permohonan agar tidak dikembalikan ke Nusakambangan.

"Saya pribadi memohon agar tidak dikembalikan lagi ke Nusakambangan. Bagi saya, itu tidak proporsional. Saya bukan penjahat besar yang hidupnya harus dihancurkan seolah-olah seperti itu. Saya berharap keadilan bisa terbuka," ia menyambung.

Tidak Ada

Ammar Zoni juga mengeluhkan sulitnya akses bertemu orang-orang terdekat yang menjadi sistem pendukungnya saat ini. Ia merasa hak-haknya sebagai warga binaan untuk mendapat kunjungan keluarga dibatasi dan berharap ada kebijakan dari pihak berwenang.

"Tidak ada. Dari semua hal ini, kami sangat berharap Pak Dirjen bisa memberikan waktu dan kesempatan agar kuasa hukum serta orang terdekat saya bisa datang bertemu. Saya berharap Pak Dirjen mau melihat hal ini," tutur Ammar Zoni.

Berikan Kesempatan

Keterbatasan waktu pertemuan ini membuatnya sangat rindu kehadiran keluarga, terutama adik-adiknya yang jarang bisa membesuk. Ammar Zoni menekankan, pertemuan dengan keluarga adalah sumber kekuatannya agar tidak rapuh menghadapi vonis yang akan dijatuhkan nanti.

"Berikan kesempatan bagi saya untuk bertemu keluarga dan orang terdekat. Sampai saat ini, saya belum diberi waktu bertemu mereka, kecuali dengan kuasa hukum dan adik saya—itu pun adik saya jarang bisa berkunjung. Makanya saya berharap demikian," jelas Ammar Zoni.

Mereka Yang Paling Penting

Dalam kesempatan itu, Ammar Zoni menyebut beberapa sosok yang setia mendampingi melewati masa-masa kelam, termasuk dokter Kamelia yang rutin memantau kesehatannya.

"Makanya saya berharap Dirjen bisa melihat ini. Saya saat ini cuma punya Matuo, Ibu, dan Dokter Kamelia. Mereka yang paling penting saat ini, yang mengurus dan berjuang untuk saya," pungkas Ammar Zoni.

Ammar Zoni Tanggapi Keterangan Saksi yang Mengungkap Dugaan Peredaran Narkoba dalam Rutan

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |