Ammar Zoni Pasrah Jelang Vonis Kasus Narkoba, Banyak Berdoa dan Kurang Tidur

8 hours ago 6

Jadi intinya...

  • Ammar Zoni pasrah dan banyak berdoa jelang putusan kasus narkoba, percaya hasilnya terbaik.
  • Ia berharap tidak dipindahkan ke Nusa Kambangan, ingin tetap jalani hukuman di Jakarta.
  • Setelah bebas, Ammar prioritaskan bertemu anak, meminta maaf, dan membangun kembali karier.

Liputan6.com, Jakarta - Ammar Zoni kini tengah menanti nasibnya atas kasus dugaan predaran narkoba di penjara. Jelang sidang putusan, Ammar terus memanjatkan doa agar diberikan jalan keluar terbaik atas persoalan hukum yang membelitnya.

Ammar Zoni memercayakan nasibnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Apa pun hasilnya nanti, ia percaya hal itu adalah yang terbaik, yang Tuhan gariskan pada hidupnya.

"Optimis apa, saya banyak berdoa saja. Saya banyak berdoa, saya serahkan semuanya sama kuasa hukum, serahkan semuanya sama majelis hakim, serahkan semua sama Allah semuanya," kata Ammar Zoni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).

"Apa pun itu pasti yang terbaik. Berapa pun putusannya itu pasti yang terbaik. Ya itulah sebagian dari cerita saya," ia menyambung.

Ammar mengakui bahwa jadwal tidurnya mulai terganggu karena terus memikirkan nasibnya di meja hijau yang akan diputuskan dalam waktu dekat. Karenanya ia memohon doa agar proses hukum yang dihadapi mendapatkan hasil yang terbaik.

"Ya karena kan ini kan sudah detik-detik lagi ya, detik-detik terakhir putusan. Jadi ya banyak kurang tidur juga kan, banyak kurang tidur juga terus juga banyak berdoa lah gitu sampai di akhir ini. Makanya saya minta pada semuanya minta doanya, minta doanya semoga hasilnya terbaik," jelas Ammar.

Berharap Jalani Hukuman di Jakarta

Beban terberat yang dirasakan Ammar bukanlah sekadar masa hukuman, melainkan ancaman pemindahan ke Lapas Nusa Kambangan. Ia berharap ada pertimbangan khusus dari pihak berwenang agar dirinya tetap bisa menjalani hukuman di Jakarta.

"Itu yang membuat saya itu nggak kuat juga ya gitu lho. Saya berharap agar menteri, Pak Menteri gitu kan, bisa melihat gitu lho kan, dan Bapak Presiden juga mungkin bisa menjadi atensi tersendiri untuk bisa memilah kalau saya bukan seorang napi dengan risiko tinggi seperti yang disampaikan tadi, sudah disampaikan oleh kuasa hukum saya. Dan saya berharap juga tetap di Jakarta menjalani sisa hukuman saya," ungkapnya.

Ingin Bertemu Anak-anaknya

Besar harapan Ammar untuk segera menghirup udara bebas, karena ia memiliki janji pribadi untuk memperbaiki hidup dan kariernya yang sempat hancur. Ayah dua anak ini menyatakan bahwa prioritas utamanya setelah keluar dari penjara adalah menemui buah hatinya dan memulai kembali kehidupan dari nol.

"Ya segera pulang pastinya, saya harus membangun kembali, saya harus berdiri lagi sendiri. Pastinya pertama saya pasti harus nemuin anak saya lah. Lalu saya minta maaf kepada orang-orang yang sudah saya sakiti, dan saya mulai lagi, mulai lagi berkarier," tuturnya.

Jadwal Sidang Mendatang

Sidang Ammar Zoni kali ini mengagendakan duplik atau tanggapan terhadap jawaban jaksa atas pledoinya. Dalam sidang, majelis hakim mengingatkan para terdakwa untuk bersiap mendengarkan putusan pada pekan depan setelah proses musyawarah selesai dilakukan.

"Ya, sidang lagi Kamis depan ya, tanggal 23 April 2024 untuk putusannya. Kami musyawarah dulu ya. Gitu ya. Terdakwa kembali ke tahanan dan sidang selesai," tegas Hakim ketua.

Clara Shinta Gugat Cerai Alexander Assad, Sudah Pisah Rumah dan Tak Tuntut Harta Gana-Gini

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |