Afgan Ungkap Sosok yang Membuatnya Yakin Mengejar Mimpi di Dunia Musik

14 hours ago 13

Jadi intinya...

  • Afgan terinspirasi Chrisye sejak kecil, memicu tekadnya jadi musisi besar.
  • Afgan berkolaborasi dengan Erwin Gutawa, komposer Chrisye, sebagai penghormatan.
  • Erwin Gutawa memuji Afgan dan akan terlibat di konser "Retrospektif" 18 Juli 2026.

Liputan6.com, Jakarta - Nama Afgan Syahreza melejit sejak 2008 lewat lagu "Terima Kasih Cinta", yang menjadikannya dikenal dengan suaranya yang lembut, lagu romantis, dan konsistensinya di industri musik.

Nyatanya, sederet pencapaian Afgan hingga berada di titik sekarang tidak lepas dari kekagumannya dengan legenda Chrisye. Afgan secara  terang-terangan mengakui betapa besarnya pengaruh sang legenda terhadap perjalanan karier musiknya selama ini.

"Saya ngefans sama Chrisye, bener. Mungkin penyanyi Indonesia yang jadi inspirasi saya waktu kecil," ungkap Afgan di Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Sejak usia dini, Afgan sudah terpapar dengan berbagai karya luar biasa dari sang legenda yang hingga kini masih sering diperdengarkan di berbagai kesempatan. Ia pun teringat kembali pada satu momen emosional saat dirinya pertama kali mendengarkan lagu galau legendaris milik mendiang Chrisye.

"Saya mendengar lagu 'Andai Aku Bisa'. Ingat banget musiknya, saya lihat di TV," kenangnya.

Menonton penampilan Chrisye di layar televisi memberi kesan mendalam yang seketika mengubah pandangan hidup dan cita-cita Afgan kecil. Momen itu memicu tekad yang sangat kuat dalam dirinya untuk menekuni profesi sebagai seorang musisi besar di masa depan.

"Saya langsung bicara sama diri saya, nanti kalau gede mau jadi penyanyi ah. Jadi kenapa saya tertarik menjadi penyanyi ya karena Chrisye," akunya.

Alasan Afgan Memilih Erwin Gutawa sebagai Kolaborator

Sebagai bentuk penghormatan dan profesionalismenya, Afgan memutuskan menjalin kolaborasi dengan tokoh penting di balik kesuksesan lagu-lagu sang legenda. Pilihan tersebut jatuh kepada Erwin Gutawa, komposer yang sudah sangat memahami karakteristik dan jiwa dari musik-musik yang dibawakan Chrisye.

"Makanya ketika mau bikin lagu saya mikirnya Om Erwin, karena dia yang bikin musik lagu Chrisye itu. Waktu konser 2015 makanya juga langsung milih Om Erwin," jelasnya.

Kerja sama antara Afgan dan Erwin Gutawa ternyata bukan sekadar urusan profesionalitas semata, melainkan ada kedekatan emosional yang terjalin erat. Erwin yang merupakan sahabat dekat almarhum Chrisye mengaku melihat adanya kesamaan yang unik dalam diri Afgan.

"Saya dekat dengan almarhum. Saya lihat Afgan ada kesamaan dengan Chrisye. Lagunya disukai segala umur. Lagunya related," ungkap Erwin.

Pujian Erwin Gutawa untuk Afgan

Prestasi serta konsistensi yang telah dicapai oleh Afgan sejauh ini dianggap Erwin sebagai langkah awal yang sangat baik menuju status legenda. Ia pun optimis bahwa karier Afgan akan melambung tinggi dan memberikan dampak besar bagi industri musik Tanah Air.

"Chrisye sudah sangat besar dan saya rasa Afgan akan jadi sangat besar juga," puji Erwin.

Konser Afgan, Retrospektif

Terbaru, Afgan akan menggelar konser Retrospektif pada 18 Juli 2026, di Plenary Hall JCC, Senayan. Di konser ini, Afgan kembali menggandeng Erwin Gutawa sebagai orang yang bertanggung jawab pada musik yang disuguhkan.

"Saya ingin mengembalikan lagi betapa hebatnya musik dengan memberikan experience berbeda. Itu yang saya rasakan waktu nonton konser Chrisye. Saya ingin berikan sesuatu yang beda dari konser," pungkas Afgan.

Manoj Punjabi Bocorkan Momen Emas Film Children of Heaven: 20 Menit Terakhir, Saya Kayak Keringatan

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |