Liputan6.com, Jakarta - Apple menghadirkan gebrakan baru lewat fitur yang ada di iOS 18.2, memungkinkan pengguna iPhone mengatur aplikasi pihak ketiga sebagai default untuk panggilan dan pesan.
Mengutip 9to5mac, Rabu (2/4/2025), kini WhatsApp akhirnya merilis pembaruan yang mendukung fitur ini, jadi pengguna bisa menjadikannya sebagai aplikasi utama untuk menelepon dan mengirim pesan di iPhone.
Seperti dilaporkan WABetaInfo, versi terbaru WhatsApp untuk iOS kini memungkinkan pengguna memilih aplikasi ini sebagai default.
Artinya, ketika mengetuk nomor telepon, iPhone akan langsung menggunakan WhatsApp untuk menelepon, bukan aplikasi bawaan Phone dari iOS.
Fitur ini awalnya dikembangkan sebagai bagian dari perubahan yang diwajibkan Uni Eropa. Namun, Apple akhirnya merilisnya untuk semua pengguna iPhone, tidak hanya di Eropa.
Selain panggilan dan pesan, pengguna iPhone juga bisa mengatur aplikasi default lain untuk email, pemfilteran panggilan, browser, terjemahan, kata sandi, pembayaran (di wilayah tertentu), dan keyboard.
Khusus di Uni Eropa, pengguna juga bisa mengganti aplikasi peta default. Fitur ini sudah mulai digulirkan untuk semua pengguna WhatsApp, bukan hanya versi beta.
Pastikan kamu sudah memperbarui aplikasi ke versi terbaru di App Store untuk menikmati fitur ini.
Status WhatsApp Bakal Bisa Pajang Lagu Favorit dari Spotify
Untuk diketahui, WhatsApp juga sedang mengembangkan fitur baru yang memungkinkan penggunanya membagikan lagu favorit mereka dari Spotify ke Status.
Sebenarnya, fitur WhatsApp ini pertama kali diuji sejak Oktober 2024 kemarin dan mulai diluncurkan terbatas pada Januari 2025, tapi belum tersedia secara luas.
Menurut laporan WABetaInfo, WhatsApp tidak cuma bakal mengandalkan katalog musik dari Universal Music, tetapi juga memungkinkan pengguna membagikan lagu langsung dari platform streaming pihak ketiga.
Mengutip Android Police, Sabtu (22/3/2025), Spotify kemungkinan menjadi layanan pertama yang terintegrasi, mirip sama fitur berbagi lagu ke Instagram Stories.
Saat fitur ini resmi tersedia, pengguna bisa membagikan lagu dari Spotify ke Status WhatsApp dengan tampilan sampul album, judul lagu, dan opsi warna latar yang diambil dari warna dominan sampul tersebut.
Penonton Status WhatsApp bakal melihat tombol "Play on Spotify" untuk langsung memutar lagu di platform tersebut.
Belum diketahui kapan fitur ini akan dirilis secara luas, tetapi kemungkinan WhatsApp juga akan menambahkan dukungan untuk YouTube Music dan Apple Music di masa mendatang.
WhatsApp Siapkan Fitur Threads Message, Chat Grup Jadi Lebih Rapi!
Di sisi lain, WhatsApp juga sedang mengembangkan fitur yang telah lama dinantikan oleh banyak pengguna, yaitu dukungan untuk balasan pesan berantai atau threading.
Fitur baru WhatsApp ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman berkomunikasi di platform dengan memberikan cara yang lebih terstruktur dalam menanggapi pesan tertentu.
Dikutip dari GSM Arena, Selasa (18/3/2025), saat ini, fitur Threads tersebut masih dalam tahap pengembangan dan diperkirakan memerlukan waktu yang cukup lama sebelum akhirnya dirilis untuk semua pengguna.
Nantinya, fitur baru ini akan tersedia di berbagai jenis percakapan di aplikasi WhatsApp, termasuk obrolan pribadi, grup, komunitas, serta saluran.
Dengan adanya fitur threading ini, setiap kali pengguna membalas pesan tertentu, balasan tersebut akan tetap terhubung langsung dengan pesan aslinya.
Hal ini memungkinkan diskusi tetap terorganisir, sehingga pengguna WhatsApp tidak perlu lagi menggulir panjang ke atas hanya untuk mencari konteks dari sebuah percakapan.
Semua tanggapan terhadap satu pesan akan dikelompokkan dalam utas khusus, menjadikannya lebih mudah untuk diikuti.
Meskipun demikian, cara kerja fitur Threads ini sedikit berbeda dari yang ditemukan di platform lain, seperti Reddit. U
ntuk melihat utas percakapan, pengguna harus mengetuk balasan terlebih dahulu. Sebab, balasan dalam utas tidak akan langsung muncul di bawah pesan aslinya secara otomatis.