Viral! Pekerja Maskapai Curi Pesawat dan Bermanuver Gila di Langit hingga Berakhir Maut

3 hours ago 3

loading...

Seorang pria pekerja maskapai di AS mencuri pesawat, bermanuver gila di langit, dan menabrakkan pesawat itu ke hutan dalam misi bunuh diri. Kisahnya diangkat dalam film dokumenter. Foto/CNBC

WASHINGTON - Kisah tragis seorang pekerja maskapai penerbangan di Amerika Serikat (AS) ini telah viral setelah diangkat dalam film dokumenter berjudul "#SKYKING". Pekerja tersebnut mencuri pesawat, bermanuver gila di langit, dan akhirnya menabrakkan pesawat itu ke hutan di sebuah pulau untuk mengakhiri hidupnya.

Dia adalah Richard Russell. Dia menghabiskan saat-saat terakhirnya sendirian, sakit dan bingung, melontarkan lelucon dan meminta maaf sambil menerbangkan pesawat curian yang dia tahu tidak akan kembali.

Baca Juga: Pesawat Hercules Bawa 125 Orang Jatuh dan Meledak, Korban Tewas Jadi 66 Orang

Itu terjadi pada Agustus 2018. Saat itu, Russell yang merupakan seorang agen layanan darat Horizon Air masuk kerja. Dia lantas nekat mencuri pesawat Bombardier Q400 dan lepas landas dari Bandara Internasional Seattle-Tacoma.

Selama lebih dari satu jam, dia berbicara dengan pengontrol lalu lintas udara yang mendesaknya untuk mendarat. Namun, Russell memilih sengaja menabrakkan pesawat curian itu di Pulau Ketron.

Kisah Russell (29), yang menggunakan nama "Beebo" di media sosial, kini menjadi subjek film dokumenter baru dari ABC News Studios: "#SKYKING". Ini menandai pertama kalinya banyak anggota keluarga dan teman Russell berbicara di depan umum. Film ini menyertakan audio pengontrol lalu lintas udara dari penerbangan tersebut dan didasarkan pada catatan investigasi yang tersedia.

"Ketika saya mendengar rekaman-rekaman ini, itu benar-benar menyentuh hati saya," kata sutradara Patricia E. Gillespie kepada Fox News Digital, Kamis (30/4/2026).

“[Beebo] terdengar seperti orang-orang yang saya kenal di kampung halaman, terutama saat dia berbicara tentang kehidupan kerjanya, upah minimum, dan beberapa frustrasi yang dia rasakan seputar pekerjaan—dan fakta bahwa dia tidak bisa membicarakan perasaan sulit yang dia alami," ujarnya.

“Itu membuat saya terpesona,” kata Gillespie. “Saya tidak bisa berhenti memikirkannya. Saya benar-benar tidak bisa melupakannya," imbuh dia.

Saat Russell terbang di atas Pegunungan Olympic, dia membuat pengakuan dalam rekaman yang menurut Gillespie masih menghantui dirinya dan orang-orang terkasihnya.

“Saya punya banyak orang yang peduli pada saya, dan mereka akan kecewa mendengar bahwa saya melakukan ini,” katanya, dalam rekaman tersebut.

“Saya ingin meminta maaf kepada mereka semua. [Saya] hanya seorang pria yang hancur. Mungkin ada beberapa hal yang tidak beres. Saya baru menyadarinya sekarang."

Transmisi terakhirnya menunjukkan bahwa cadangan bahan bakarnya sangat rendah. Waktu telah habis.

"Tidak akan lama lagi," katanya. "Saya merasa salah satu mesin saya akan mati atau semacamnya."

Beberapa saat kemudian, pesawat Q400 menabrak hutan, memicu kebakaran seluas dua hektare. Biro Investigasi Federal (FBI) mengatakan Russell meninggal karena "cedera traumatis ganda".

"Ada juga kalimat di mana dia mengatakan dia hanya ingin berbicara dengan orang-orang ini, tetapi mereka semua hanya urusan bisnis," jelas Gillespie. "Itulah hal-hal yang juga menonjol bagi saya."

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |