Ustaz Subki Dakwah Sejuk di Pesta Raya Ramadan Indosiar, Luruskan 2 Salah Kaprah Tentang Puasa

5 hours ago 1

Jadi intinya...

  • Ustaz Subki meluruskan salah kaprah puasa Ramadan: zikir tidak mengganti puasa.
  • Menunda berbuka puasa tidak menambah pahala, sunah Nabi adalah menyegerakannya.
  • Zikir menenangkan hati, namun puasa Ramadan dan salat tetap wajib hukumnya.

Liputan6.com, Jakarta - Tak hanya musisi papan atas yang naik panggung Pesta Raya Ramadan Indosiar hari kedua di Transera Waterpark Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). Ustaz Subki Al Bughury pun naik panggung menyampaikan dakwah sejuk bertema Salah Kaprah di Bulan Ramadan. Hadir di segmen awal, ia meluruskan dua salah kaprah. Pertama, tak perlu puasa Ramadan yang penting rajin berzikir. Kedua, menunda berbuka puasa agar pahala makin melimpah.

Segmen pertama soal enggak puasa Ramadan yang penting rajin zikir dibawakan dengan jenaka oleh Jirayut dan Robby DA7. Sementara “tersangka” utama aksi “memborong pahala” dengan cara menunda waktu berbuka adalah Andi Syaqirah yang mengaku puasa 48 jam.

Ujungnya, ia berkeluh kesah sambil membawa kantong berisi cairan infus. Andi Syaqirah berkeyakinan, makin lama durasi puasa, makin banyak pahala didapat. Ustaz Subki Al Bughury kemudian meluruskan dua salah kaprah ini dimulai dengan kasus Andi Syariqah.

“Aduh, kita bahas dari yang sini dulu takut keburu pingsan. Jadi, Syaqirahm puasa itu dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Kalau sudah magrib kita dengar Allahu akbar, Allahu akbar, buka dan harusnya disegerakan. Jangan menunggu, ah masih kuat,” katanya.

“Sunahnya disegerakan. Makan kurma. Minum air. Dan besoknya, pagi, sunah sahur. Enggak pernah nonton AKSI, ya? Jadi sahur. Saya saja walaupun lagi enggak enak badan begitu ya, saya paksakan makan walaupun cuma dua atau tiga piring,” imbuh ustaz Subki Al Bughury.

Teladan Sang Nabi

Percuma menunda waktu berbuka jika ujungnya ambruk lalu diinfus. Mengingat, infus pun membatalkan puasa. Ustaz Subki Al Bughury mengingatkan, teladan puasa berasal dari nabi Muhammad SAW.

“Jadi, nabi itu teladan atau contoh bagaimana berpuasa,” urainya. Ustaz Subki Al Bughury lalu menyorot salah kaprah yakni yang penting rajin berzikir. Puasa enggak penting.

Salah Paham

“Ini mungkin mereka salah paham. Memang kata nabi, ini ada sambungannya. Jadi, Aku berdasarkan persangkaan hambaKu kepadaKu dan Aku bersama orang yang berzikir,” ulas ustaz Subki Al Bughury.

Ada kebersamaan Allah pada orang yang rajin berzikir, tapi bukan berarti manusia bebas untuk mengabaikan perintahNya. Puasa, salat, adalah bagian dari rukun Islam. Karenanya, puasa Ramadan wajib hukumnya.

Dengan Zikir Hati Tenang

Ustaz Subki Al Bughury menggarisbawahi, berzikir memang banyak manfaatnya. Rajin berzikir mendatangkan perlindungan serta pertolongan Sang Khalik. Manfaat lain, bikin hati tentram. Namun, puasa Ramadan dan salat jangan lantas ditinggalkan.

“Ketahuilah bahwa dengan zikir hati menjadi tenang. Tapi, kalau dipanggil salat ya harus menjawab. Dipanggil puasa ya, kerjakan puasanya. Lihat nih, warga sini yang menonton orang saleh dan salihah semuanya,” pungkas Ustaz Subki Al Bughury.

Pesta Raya Ramadan Indosiar Diawali Segmen Salah Kaprah Saat Puasa, Bahas Zikir dan Menunda Berbuka

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |