Update Sekarang! Apple Rilis Pembaruan Keamanan untuk Atasi Bug Safari Berbahaya di iPhone, iPad, dan Mac

9 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Apple merilis pembaruan 'peningkatan keamanan latar belakang' (background security improvement) pertamanya untuk menambal celah keamanan pada peramban Safari di perangkat iPhone, iPad, dan Mac.

Langkah ini menandai debut sistem distribusi patch baru Apple yang dirancang untuk merespons ancaman siber secara lebih gesit tanpa harus menunggu pembaruan sistem operasi (OS) dalam skala besar.

Berdasarkan informasi keamanan yang dirilis Selasa waktu setempat, Apple mengonfirmasi adanya temuan celah pada WebKit, mesin pencari yang menggerakkan Safari dan berbagai aplikasi lainnya.

Mengutip laman Techcrunch, Kamis (19/3/2026), celah ini ditemukan oleh seorang peneliti keamanan independen.

Jika berhasil dieksploitasi, bug tersebut memungkinkan situs web berbahaya mengakses data dari situs web lain yang dibuka dalam sesi peramban yang sama.

Dalam dunia keamanan siber, jenis serangan ini sangat diwaspadai karena berpotensi memicu pencurian data sensitif atau informasi akun pengguna.

Mengenal 'Background Security Improvement'

Apple menjelaskan bahwa peningkatan keamanan latar belakang adalah pembaruan perangkat lunak berbobot ringan. Fitur ini difokuskan untuk mengirimkan perbaikan krusial pada kerentanan keamanan di sela-sela jadwal pembaruan perangkat lunak reguler yang biasanya berukuran besar.

Beberapa poin utama dari sistem pembaruan baru ini meliputi:

Ketersediaan: Khusus untuk perangkat yang menjalankan iOS, iPadOS, dan macOS versi terbaru (versi 26.1 ke atas).

Target Komponen: Fokus pada komponen sistem tertentu seperti Safari, mesin WebKit, dan pustaka sistem lainnya yang memerlukan pembaruan rutin.

Efisiensi Waktu: Berbeda dengan pembaruan OS konvensional yang memakan waktu lama, pembaruan ini hanya memerlukan proses restart singkat.

Respons Apple

Hingga berita ini diturunkan, pihak Apple belum memberikan alasan spesifik mengapa mereka memilih bug WebKit ini sebagai target pertama sistem pembaruan latar belakang mereka. Juru bicara Apple juga belum memberikan komentar tambahan saat dihubungi oleh media.

Sebelum peluncuran resmi pada hari Selasa, Apple diketahui telah melakukan serangkaian uji coba perbaikan keamanan ini kepada para penguji perangkat lunak (beta testers) untuk memastikan stabilitas fitur sebelum dilepas ke publik secara luas.

Infografis 10 Tips Amankan Data Pribadi dari Serangan Siber. (Liputan6.com/Abdillah)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |