Tutup Musim Umrah, Ventour Travel Pastikan 100% Jemaah Berangkat

7 hours ago 4

loading...

Ventour Travel menutup musim umrah 1447 Hijriah dengan catatan positif setelah berhasil memberangkatkan seluruh jemaah tanpa hambatan. Foto: Ist

JAKARTA - Ventour Travel menutup musim umrah 1447 Hijriah dengan catatan positif setelah berhasil memberangkatkan seluruh jemaah tanpa hambatan. Kepulangan grup terakhir menjadi penanda berakhirnya musim umrah menjelang dimulainya musim haji.

Grup umrah Ventour tiba di Indonesia pada 12 April 2026 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang untuk program Umroh Plus Turki dengan keberangkatan dari Jakarta. Grup terakhir tiba pada 13 April 2026 melalui Bandara Internasional Minangkabau untuk program keberangkatan dari Padang.

Baca juga: Pemerintah Diminta Amankan Keselamatan 58 Ribu Jemaah Umrah Terdampak Perang AS-Israel Vs Iran

Direktur Utama Ventour Travel Annisa Zulfida Umasugi mengatakan, momen kepulangan ini memiliki makna penting dalam rangkaian operasional umrah tahun ini. “Keberangkatan dan kepulangan grup terakhir ini menandai berakhirnya musim umrah sebelum memasuki musim haji. Ini juga menjadi bukti bahwa Ventour mampu memberikan solusi terbaik di tengah dinamika yang terjadi, termasuk kondisi geopolitik global,” ujar Annisa.

Meski sempat diwarnai tantangan global, Ventour tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan jemaah dalam setiap pengambilan keputusan.

Sepanjang musim umrah 1447 H, Ventour telah memberangkatkan 342 grup dari berbagai kota di Indonesia antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya, Padang, Lampung, Yogyakarta, Solo, dan Makassar.

Dalam mengelola skala operasional tersebut, pihaknya mengandalkan tim handling dan konsultan yang tersebar di berbagai daerah untuk memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan lancar.

Terkait regulasi dari Pemerintah Arab Saudi, Ventour memastikan seluruh jadwal keberangkatan dan kepulangan disusun sesuai kalender resmi musim umrah. Batas akhir masuk ke Arab Saudi ditetapkan pada 3 April 2026, sementara batas akhir kepulangan pada 18 April 2026.

Di tengah situasi geopolitik yang sempat memanas, pihaknya menerapkan berbagai strategi mitigasi untuk menjaga kelancaran keberangkatan jemaah. Salah satu langkahnya yakni melakukan penjadwalan ulang (reschedule) serta pengalihan rute penerbangan (reroute).

“Kami melakukan penyesuaian jadwal keberangkatan tetap di bulan Syawal dan membuka opsi keberangkatan melalui Denpasar. Ini dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan jalur penerbangan dan ketersediaan kursi maskapai,” ungkapnya.

Langkah tersebut terbukti efektif di mana seluruh jemaah tetap dapat diberangkatkan ke Tanah Suci tanpa kendala berarti. Di tengah maraknya kasus gagal berangkat pada sejumlah biro perjalanan umrah, Ventour menegaskan komitmennya dalam menjaga kepercayaan jemaah melalui langkah mitigasi yang cepat, tepat, dan terukur.

Pihaknya juga konsisten menerapkan prinsip “5 Pasti Umroh” yang dicanangkan Kementerian Agama. Prinsip tersebut mencakup kepastian jadwal keberangkatan dan kepulangan, kepastian tiket penerbangan, legalitas penyelenggara, akomodasi hotel, serta kepastian visa.

Ke depan, Ventour berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan dengan mengedepankan konsep customer journey, mulai dari sebelum keberangkatan hingga kepulangan jemaah ke Indonesia. “Kami akan terus berinovasi dalam layanan dan fasilitas agar dapat memberikan pengalaman ibadah yang lebih baik bagi seluruh jemaah,” kata Annisa.

(jon)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |