Top 3 Tekno: Ancaman Phishing Mudik Lebaran hingga Bos Samsung Meninggal Dunia

5 days ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Di balik kenyamanan layanan online, ancaman phishing juga meningkat drastis saat musim mudik Lebaran 2025. Informasi ini menjadi yang terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com, Selasa (25/3/2025) kemarin.

Berita lain yang juga menuai perhatian datang dari kabar duka co-CEO Samsung Han Jong Hee meninggal dunia karena serangan jantung.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Waspada Phishing Saat Mudik Lebaran: Ancaman Siber Meningkat 30 Persen

Menjelang musim mudik Lebaran, lonjakan transaksi digital kerap terjadi. Namun, di balik kenyamanan layanan online, ancaman phishing juga meningkat drastis.

Lembaga Konsumen Digital Indonesia mencatat selama bulan Ramadan, laporan kasus phishing melonjak 30 persen dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Fenomena ini sejalan dengan tren global sejak akhir 2024, yakni pelaku kejahatan siber menargetkan industri perhotelan dan agen perjalanan online.

Microsoft Threat Intelligence mengungkap serangan phishing terbaru menggunakan teknik ClickFix, yang memanfaatkan halaman login palsu dan CAPTCHA yang tampak meyakinkan untuk mencuri kredensial pengguna.

Serangan ini masih berlangsung hingga Februari 2025 di berbagai wilayah, termasuk Asia Tenggara.

Menurut Panji Wasmana, National Technology Officer Microsoft Indonesia, pelaku kejahatan siber memanfaatkan kepercayaan individu dan organisasi terhadap travel agency populer untuk mencuri data.

Selengkapnya baca di sini 

Promosi 1

2. Bos Samsung Han Jong Hee Meninggal Dunia karena Serangan Jantung

Samsung Electronics mengumumkan bahwa co-CEO Samsung Han Jong Hee meninggal dunia karena serangan jantung. Han mengembuskan napas terakhir pada usia ke-63 tahun.

Selain menjabat sebagai co-CEO Samsung, Han juga menjabat sebagai Head of Device eXperience Samsung. Lewat peran ini, ia mengepalai divisi peralatan digital Samsung serta unit perangkat seperti mobile atau smartphone serta home appliances (alat-alat elektronik rumah tangga).

"Belasungkawa terdalam kami sampaikan kepada keluarga dan orang-orang terkasih, selama masa sulit ini," kata Samsung dalam pernyataan mengenai Bos Samsung meninggal dunia, mengutip CNBC, Selasa (25/3/2025),

Han bergabung dengan Samsung pada 1988. Kinerja baiknya membuat karier Han terus melesat selama bertahun-tahun hingga menjadi kepala tim penelitian dan pengembangan produk di divisi display perusahaan pada tahun 2011.

Han Jong Hee pun diangkat menjadi CEO pada 2022. Demikian berdasarkan situs web Samsung.

Dalam sebuah pernyataan, Samsung juga memuji Han karena telah membantu Samsung menjadi pemimpin global dalam produk televisi serta kontribusinya terhadap pertumbuhan Samsung, meski bisnis terus menghadapi tantangan.

Selengkapnya baca di sini 

3. Mantan Menlu Retno Marsudi Ditunjuk Jadi Komisaris Independen XLSmart

Mantan Menteri Luar Negeri Retno Lestari Marsudi ditunjuk menjadi salah satu anggota Dewan Komisaris XLSmart, perusahaan hasil merger XL Axiata dan Smartfren. Retno menjadi Komisaris Independen untuk XLSmart.

Ia turut hadir dalam pengumuman entitas hasil merger kedua perusahaan, XLSmart yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (25/3/2025).

Selain Retno Marsudi, eks Kepala KADIN Arsjad Rasjid juga menjadi Komisaris XLSmart, ia menjadi Presiden Komisaris perusahaan hasil merger ini.

Dalam pengumuman merger XL Axiata dan Smartfren ini, XLSmart mengumumkan deretan nama yang akan menjadi Dewan Direksi dan Dewan Komisaris PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart).

Selengkapnya baca di sini 

Infografis Daftar Rest Area Unik di Sepanjang Jalur Mudik Pulau Jawa

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |