Ternyata Ini Penyebab YouTube Down, Platform Akhirnya Kembali Normal!

1 week ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Platform YouTube dilaporkan mulai kembali normal setelah mengalami gangguan massal (YouTube down) pada Rabu pagi (18/2/2026).

Ribuan pengguna di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Filipina, sempat mengeluhkan kendala akses sejak pagi hari.

Berdasarkan data dari Down Detector, situs yang memantau gangguan layanan daring secara global, laporan kegagalan sistem mulai melonjak tajam sebelum pukul 09.00 WIB.

Di Indonesia, puncak laporan mencapai lebih dari 7.600 insiden pada pukul 08.12, sebelum akhirnya melandai ke angka 135 laporan pada pukul 10.25.

Skala gangguan ini tidak hanya terjadi di Asia. Di Amerika Serikat (AS), tercatat lebih dari 320.000 pengguna melaporkan kendala serupa dalam waktu yang hampir bersamaan.

Beberapa orang menggunakan media sosial dan kolom komentar Downdetector untuk menyampaikan masalah yang mereka hadapi.

Mengutip Hindustan Times, seorang pengguna melaporkan bahwa video di daftar putar yang dia sukai berfungsi. Namun yang lain mencatat bahwa mereka tidak dapat login.

Pengguna lainnya membagikan tangkapan layar halaman YouTube mereka dan melaporkan bahwa “YouTube tiba-tiba mati. Yang saya dapatkan hanyalah halaman kosong tanpa apa pun. Satu-satunya yang tampaknya berfungsi adalah bilah sisi di sebelah kiri. Semuanya mati.”

Penyebab YouTube Down

Terkait masalah ini, YouTube akhirnya memberikan pernyataan resmi melalui akun media sosial X mereka untuk merespons keluhan pengguna yang membanjiri lini masa.

"Jika kamu mengalami kesulitan mengakses YouTube saat ini, kamu tidak sendirian. Tim kami sedang menyelidiki masalah ini," tulis pernyataan resmi perusahaan sambil melampirkan tautan ke laman dukungan teknis.

Dalam pembaruan di laman bantuan resminya, YouTube mengungkapkan bahwa akar permasalahan terletak pada sistem rekomendasi.

Kegagalan tersebut menyebabkan video tidak muncul di berbagai layanan YouTube, mulai dari beranda (homepage), aplikasi seluler, YouTube Music, hingga YouTube Kids.

Kondisi Layanan YouTube Saat Ini

Hingga berita ini naik, platform milik Google tersebut menyatakan bahwa sebagian besar layanan utama telah kembali beroperasi.

"Laman beranda sudah kembali normal, namun kami masih berupaya melakukan perbaikan menyeluruh secara teknis," pihak manajemen menjelaskan.

YouTube merupakan platform berbagi video terbesar di dunia dengan basis pengguna aktif mencapai lebih dari 2,5 miliar setiap bulannya.

Gangguan skala global seperti ini jarang terjadi, namun dampaknya langsung dirasakan secara signifikan oleh ekosistem digital dunia, mengingat posisi dominan platform tersebut dalam konsumsi media daring.

Infografis Geger Akun Penyebar Hoaks di YouTube. (Liputan6.com/Trieyasni)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |