Stockbit dan Bibit Tumbuh Solid, Talenta Digital Jadi Kunci

7 hours ago 1

loading...

Platform investasi digital Stockbit dan Bibit mencatatkan pertumbuhan bisnis yang solid sepanjang tahun 2025. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Platform investasi digital Stockbit dan Bibit mencatatkan pertumbuhan bisnis yang solid sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, dengan lonjakan transaksi dan adopsi pengguna yang signifikan. Di tengah lanskap industri teknologi finansial yang kompetitif, kedua platform ini membuktikan ketahanan bisnis melalui inovasi produk dan penguatan fondasi talenta digital.

“Kami percaya talenta terbaik tidak hanya mencari tempat bekerja, tetapi mencari tempat belajar, bereksperimen, dan membangun sesuatu yang berdampak luas. Di Stockbit dan Bibit, setiap individu diberi ruang untuk berkembang sekaligus berkontribusi pada misi besar memperluas akses investasi yang aman, mudah, dan seamless bagi masyarakat Indonesia,” ujar HR Manager Stockbit dan Bibit, Jhohanes Silalahi dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: Stockbit Catat Lebih 140 Juta Transaksi Saham dari Januari-November 2025

Stockbit, platform investasi saham yang mengintegrasikan fitur komunitas diskusi investor secara realtime, mencatatkan total transaksi pada Februari 2026 sebesar Rp107 triliun. Angka ini melonjak 600 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang berada di angka Rp17 triliun. Pertumbuhan pesat ini mencerminkan akselerasi adopsi serta meningkatnya kepercayaan investor terhadap keamanan platform, termasuk fitur autentikasi biometrik dan perlindungan akun berlapis.

Di sisi lain, Bibit mencatatkan performa impresif sepanjang 2025 dengan lebih dari dua juta unduhan aplikasi dalam setahun. Sekitar 1,7 juta portofolio investasi aktif sedang direncanakan melalui aplikasi tersebut. Berbagai penghargaan industri juga diraih Bibit atas inovasi produk, pertumbuhan pengguna, serta kontribusinya dalam memperluas inklusi keuangan digital di Indonesia.

Menurut Jhohanes, pertumbuhan bisnis yang pesat ini tidak terlepas dari peran talenta digital yang terus mengasah kemampuan di lingkungan yang adaptif dan kolaboratif. Ia menegaskan bahwa perusahaan mendorong rasa kepemilikan (ownership) dari setiap anggota tim atas inovasi produk dan layanan yang dilakukan.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |