Samsung Indonesia Ungkap Strategi Kunci untuk Bersaing di Tengah Gempuran HP Flagship China

15 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Pasar ponsel pintar (smartphone) kelas atas atau flagship di Indonesia kian sesak dengan hadirnya berbagai merek asal China yang menawarkan spesifikasi tinggi dengan harga kompetitif.

Menanggapi persaingan di segmen harga di atas Rp 15 juta tersebut, Samsung Electronics Indonesia menegaskan tetap percaya diri melalui strategi portofolio produk yang lengkap dan ekosistem kecerdasan buatan (AI) yang tanpa batas.

MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, mengungkapkan bahwa kunci utama Samsung dalam menghadapi kompetisi adalah memberikan opsi yang komprehensif bagi konsumen di setiap tingkatan harga flagship.

"Samsung tidak hanya mengandalkan satu model utama, melainkan menyediakan jembatan bagi pengguna kelas menengah untuk naik kelas," ujar Ilham, Rabu (1/4/2026) di Jakarta.

Ia menjelaskan Samsung memiliki "jalur pemutakhiran" (upgrade path) yang jelas melalui lini produknya. Antara lain entry flagship melalui Seri FE (seperti S25 FE) menjadi gerbang utama bagi pengguna seri Galaxy A5 atau Galaxy A7 untuk merasakan pengalaman flagship.

"Samsung juga tetap memasarkan seri Galaxy S25 berdampingan dengan Galaxy S26 yang baru saja meluncur untuk memberikan fleksibilitas harga," ucap Ilham menambahkan.

Ia menyebut segmen foldable seperti Galaxy Z Fold7 dan Flip7 juga memiliki basis penggemar setia yang tidak terganggu oleh peluncuran seri S terbaru.

"Kami punya complete range, dari entry flagship sampai foldable. Setiap segmen pengguna sudah punya fanbase masing-masing. Inovasi yang dibawa di setiap produk membuat kami yakin tetap menjadi pilihan menarik di tengah kompetisi," Ilham menegaskan.

Galaxy AI Jadi Pembeda Utama

Di tengah kekhawatiran konsumen mengenai skema langganan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), Samsung menegaskan posisi mereka di pasar ponsel yang kian sengit. Hingga memasuki tahun 2026, fitur Galaxy AI dipastikan tetap dapat dinikmati secara penuh (full experience) tanpa biaya tambahan.

"Sampai saat ini, kami tidak membatasi dari sisi jangka waktu ataupun fitur yang diberikan. Dari seri FE sampai seri tertinggi (Ultra), semuanya mendapatkan kemampuan yang sama tanpa dikurangi. Kami komitmen agar fitur AI ini dirasakan lebih banyak orang," klaim Ilham.

Ia menambahkan bahwa kemampuan Galaxy AI terus diperluas, termasuk penguatan pada kemampuan Bahasa Indonesia dan fitur automated action yang akan terus diperbarui melalui update perangkat lunak.

Nilai Inovasi Melampaui Kenaikan Harga

Menanggapi isu kenaikan harga pada perangkat terbaru, Ilham menekankan bahwa nilai (value) yang didapatkan konsumen jauh lebih besar daripada selisih harganya.

Ia pun menyoroti peningkatan signifikan pada aspek teknis seperti Optical Image Stabilization (OIS) pada kamera, kualitas lensa, aksesori, hingga integrasi AI yang kian mendalam.

"Fitur-fitur di Galaxy S26 seri ini sebenarnya sangat banyak, namun terkadang dirasa underrated. Padahal, jika dihitung secara proporsional, peningkatan pada teknologi lensa, sensor, hingga fitur keamanan dan AI itu nilainya jauh melebihi kenaikan harga," Ilham memungkaskan.

Melalui kombinasi ketersediaan produk di berbagai tingkatan harga dan keunggulan ekosistem AI yang inklusif, Samsung optimistis dapat mempertahankan dominasinya di pasar HP flagship Indonesia meskipun gempuran brand kompetitor kian masif.

Infografis Ponsel Black Market Diblokir via IMEI. (Liputan6.com/Triyasni)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |