Top 3 Tekno: Spesifikasi dan Harga Huawei Watch Fit 5 Paling Dicari

6 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Informasi mengenai spesifikasi beserta harga Huawei Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro paling dicari para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (22/4/2026) kemarin.

Berita lain yang juga populer datang dari Asus ROG Zephyrus G14, TUF Gaming A14, dan ROG Strix G16 yang resmi hadir di Indonesia.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Huawei Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro: Desain, Spesifikasi, Harga serta Fitur Lengkapnya

Huawei baru saja memperkenalkan generasi kelima dari lini jam tangan pintar (smartwatch) populer mereka, Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro.

Pengumuman ini menjadi salah satu sorotan utama dalam ajang peluncuran besar Huawei yang juga memperkenalkan ponsel lipat Pura X Max, seri Pura 90 Pro, serta edisi mewah Watch Ultimate Star Diamond.

Meskipun tetap mempertahankan siluet desain ikonik khas seri Fit, Huawei memberikan pembaruan signifikan pada sektor layar dan material bangunan, khususnya untuk varian Pro.

Huawei Watch Fit 5 Pro kini hadir dengan bezel lebih tipis, yang dipadu layar sentuh AMOLED seluas 1,92 inci. Demikian sebagaimana dikutip dari GSMArena, Rabu (22/4/2026).

Layarnya tidak hanya luas, tetapi juga tangguh berkat perlindungan kaca safir 2.5D. Keunggulan utamanya terletak pada tingkat kecerahan puncak yang mencapai 3.000 nits, memastikan keterbacaan layar tetap optimal di bawah terik matahari.

Sementara itu, spesifikasi varian standar Watch Fit 5 dibekali layar AMOLED 1,82 inci dengan tingkat kecerahan hingga 2.500 nits.

Kedua model ini tetap mendukung fitur Always-On Display (AOD) dan dilengkapi dua kendali fisik pada sisi kanan: sebuah digital crown dan satu tombol pintas.

Baca selengkapnya di sini

2. Asus ROG Zephyrus G14, TUF Gaming A14, dan ROG Strix G16 Resmi Hadir di Indonesia, Harganya?

Asus kembali meramaikan pasar laptop gaming di Indonesia, di mana perusahaan asal Taiwan tersebut siap membawa tiga model baru sekaligus, yakni ROG Zephyrus G14, ASUS TUF Gaming A14 serta ROG Strix G16.

Sama-sama mengandalkan platform AMD generasi terbaru, Asus yakin laptop gaming anyarnya ini mampu menjawab kebutuhan gamer, kreator, dan pengguna yang sudah melek AI PC.

Menariknya, ketiga laptop gaming baru milik Asus ini menyasar pengguna yang berbeda-beda. Ambil contoh ROG Zephyrus G14, di mana perusahaan memosisikan model ini sebagai laptop gaming premium super tipis dan ringan.

TUF Gaming A14 tampil sebagai mesin yang lebih portable dengan fokus efisiensi dan durabilitas, sementara Strix G16 masih menjadi pilihan pengguna yang ingin laptop dengan performa tinggi untuk main game dan beban kerja berat.

“ROG saat ini bukan sekadar laptop gaming. Kami menghadirkan ekosistem gaming lengkap untuk berbagai kebutuhan pengguna,” kata Lenny Lin, Country Manager of Asus Indonesia, dalam acara peluncuran ROG Lab: First to Shape The Next Game di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Ia menambahkan, “kami melihat industri kini memasuki era AI gaming. Karena itu, ROG menghadirkan ekosistem AI PC yang lengkap dengan dukungan RTX 5000 Series dan AMD Ryzen AI terbaru.”

Baca selengkapnya di sini

3. Apple Sudah Punya Developer Academy, Tapi Mengapa Kini Buka Institute Juga?

Apple baru saja membuka lima Apple Developer Institute dengan lokasi masing-masing institut di Jakarta, Tangerang, Batam, Surabaya, dan Bali, dengan harapan semakin banyak lagi talenta digital asal Indonesia unjuk kemampuan di tingkat global.

Sebelumnya, perusahaan berbasis di Cupertino tersebut sudah lebih dulu membuka Apple Developer Academy sejak 2018. Kini, Apple mengungkap alasan kenapa mereka memutuskan untuk membuka institut di Tanah Air.

Gordon Shukwit, Senior Director, Apple Developer Academy mengatakan, akademi terus berkembang dari tahun ke tahun. Dari proses tersebut, Apple melihat munculnya bidang-bidang spesialis makin relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

"Akademi ini terus berkembang dan telah berkembang selama bertahun-tahun sejak kami mengerjakannya," kata Gordon saat ditemui di sela-sela pembukaan Apple Developer Institute di Authograph Tower Jakarta pada Selasa, 21 April 2026.

Menurutnya, perkembangan itu terlihat dari makin banyak siswa mulai menaruh minat besar ke area gaming, Internet of Things (IoT), sistem back-end, sampai kecerdasan buatan (AI).

Melihat perkembangan tersebut, Apple sudah memasukkan AI dan machine learning ke dalam program akademi sejak sekitar tiga tahun lalu.

Baca selengkapnya di sini

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |