Samsung Akhiri Galaxy Z TriFold, Bocoran HP Lipat Tiga Baru Langsung Bikin Penasaran

12 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Samsung memang baru saja menghentikan penjualan Galaxy Z Trifold, ponsel lipat tiga yang umurnya di pasar cuma sekitar tiga bulan. Namun, sebelum kabar itu benar-benar dingin, bocoran baru justru menyebut perusahaan sudah mulai menyiapkan penerusnya.

Mengutip SamMobile, pada Minggu (22/3/2026), sebuah laporan terbaru Galaxy Z TriFold 2 disebut akan hadir dengan desain lebih ringan serta bodi yang lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya.

Menurut informan yeux1122, Samsung dilaporkan telah memulai mengembangkan dua jenis perangkat hybird. Perangkat pertama merupakan penerus dari Galaxy Z TriFold, sementara perangkat kedua disebut akan hadir dengan layar OLED geser.

Dalam laporan tersebut juga, mekanisme lipatan baru dirancang untuk Galaxy Z TriFold 2 dikabarkan telah menyelesaikan sebagian besar proses verifikasi. Ponsel tersebut pun diperkirakan akan meluncur pada pertengahan 2027.

Dari sisi desain, perangkat tersebut disebut akan memiliki bodi yang lebih tebal dibandingkan Galaxy Z Fold 7, yang memiliki ketebalan 8,9mm saat dalam kondisi terlipat.

Perusahaan tersebut juga dilaporkan tengah mengembangkan perangkat dengan layar OLED yang dapat digeser. Perangkat ini kemungkinan akan mengusung panel seri Slidable Flex yang dipamerkan Samsung dalam ajang CES dan MWC.

Prototipe tersebut menjadi perangkat geser pertama Samsung yang mengandalkan mekanisme manual, bukan sistem bermotor. Saat diperpanjang, perangkat ini disebut-sebut akan menghadirkan layar berukuran sekitar 7 inci.

Perangkat OLED geser ini turut dikabarkan memiliki desain yang lebih tipis dibandingkan prototipe yang dipamerkan di CES dan MWC. Jika Samsung memutuskan untuk melanjutkan pengembangannya pada tahap produksi, perangkat ini berpotensi diperkenalkan pada akhir 2027 atau awal 2028.

Baru 3 Bulan Meluncur, Penjualan HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Disetop!

Sebelumnya, penjualan Galaxy Z TriFold dilaporkan akan dihentikan di Korea Selatan Selasa, 17 Maret 2026, berdasarkan surat kabar Dong-A Ilbo.

Keputusan ini muncul hanya tiga bulan setelah perangkat tersebut resmi dipasarkan. Meski demikian, hingga saat ini Samsung belum memberikan konfirmasi mengenai kabar tersebut. Demikian sebagaimana dikutip dari Engadget, Rabu (18/3/2026).

Berbeda dengan pasar Amerika Serikat (AS), Galaxy Z TriFold yang baru diluncurkan pada Januari lalu masih akan tetap dijual hingga stok habis. Di Negeri Paman Sam, perangkat tersebut dibanderol dengan harga yang cukup fantastis, yaitu sekitar USD 3.000 (sekitar Rp 50,9 juta).

Sejak awal, Samsung memang tidak menyiapkan Galaxy Z TriFold sebagai produk massal. Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu hanya memasarkannya dalam jumlah terbatas melalui situs resminya, dengan setiap batch penjualan yang selalu habis dalam hitungan menit.

Dalam laporan yang beredar, Samsung disebut telah menjual sekitar 3.000 unit dalam dua gelombang penjualan perdana. Menariknya, perusahaan juga tidak menyediakan unit uji coba bagi media.

Sejumlah laporan industri yang dikutip Dong-A Ilbo menyebut Galaxy Z TriFold lebih ditujukan sebagai ajang pamer teknologi, dibandingkan sebagai produk yang difokuskan untuk menghasilkan pendapatan.

Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan biaya komponen, seperti DRAM dan NAND flash, yang membuat margin keuntungan perangkat tersebut nyaris tidak ada.

Galaxy Z Trifold Jadi Rebutan di Korea Selatan

Di sisi lain, Samsung Electronics memastikan akan kembali membuka penjualan ponsel layar lipat tiga pertamanya, Galaxy Z Trifold, setelah perangkat tersebut ludes terjual hanya dalam hitungan menit sejak resmi dirilis pada 12 Desember 2025.

Melansir Chosun, Minggu (21/12/2025), Samsung akan menerima pemesanan tambahan untuk Galaxy Z Trifold di situs Samsung.com pada 17 Desember pukul 10.00 pagi waktu setempat. Selain penjualan online, perusahaan juga akan menyalurkan sejumlah unit ke toko fisik di Korea Selatan.

Antusiasme konsumen terlihat sejah hari pertama. Seluruh yang tersedia di 20 gerai Korea Selatan, termasuk Samsung Electronics Store Gangnam, habis terjual tak lama setelah toko dibuka. Di sejumlah lokasi populer seperti Gangnam dan Hongdae, antrean sudah terbentuk sebelum penjualan dimulai.

Situasi serupa terjadi di kanal online. Galaxy Z Trifold dilaporkan habis terjual hanya dalam waktu kurang dari lima menit. Samsung kemudian memasang pembertitahuan restock di laman produk, menandakan permintaan jauh melampaui pasokan awal.

Harga tinggi tidak menjadi penghalang. Meski harga Galaxy Z Trifold dibanderol tinggi, yakni KRW 3.594.000 (sekitar Rp 40 Jutaan), minat konsumen tetap tinggi, terutama dari pengguna yang ingin merasakan pengalaman perangkat dengan desain layar lipat tiga.

Tingginya permintaan juga berdampak pada pasar ponsel bekas. Di platform jual beli seperti Karrot dan Joonggonara, Galaxy Z Trifold diperdagangkan dengan harga premium

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |