Rusia Turun Tangan Bantu Iran Melawan AS-Israel, Pakar Sebut Perang Dunia III Telah Dimulai

5 hours ago 1

loading...

Pakar Inggris menilai Perang Dunia III telah dimulai, yang dipicu oleh perang Iran melawan AS-Israel. Foto/The Telegraph

TEHERAN - Ketika para pejabat Washington melaporkan bahwa Rusia sudah turun tangan membantu Iran secara tidak langsung dalam perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel, pakar Inggris menilai Perang Dunia III telah dimulai.

Para pejabat tersebut, yang menerima informasi intelijen, mengatakan kepada The Washington Post bahwa Rusia diduga kuat telah berpartisipasi secara tidak langsung dalam perang tersebut. Menurut tiga pejabat Washington, Moskow telah memberikan informasi target kepada Iran untuk serangan terhadap pasukan militer AS di Timur Tengah.

Baca Juga: Waktunya Pembalasan, Rusia Diam-diam Terlibat dalam Perang Iran Melawan AS-Israel

Bantuan itu mencakup lokasi aset militer Amerika yang beroperasi di Timur Tengah. “Sejak perang dimulai pada hari Sabtu, Rusia telah memberikan lokasi aset militer AS kepada Iran, termasuk kapal perang dan pesawat terbang,” kata para pejabat Amerika.

Laporan The Washington Post menggambarkan dukungan intelijen Moskow sebagai sesuatu yang berpotensi luas. “Tampaknya ini merupakan upaya yang cukup komprehensif,” kata salah satu pejabat.

Ketika ditanya tentang laporan tersebut, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak berkomentar. Moskow secara konsisten menggambarkan perang tersebut sebagai akibat dari agresi Barat. Rusia berulang kali menyebut serangan terhadap Iran sebagai "tindakan agresi bersenjata yang tidak beralasan."

3 Tanda Perang Dunia III Telah Dimulai

Berbicara kepada The Mirror, Sabtu (7/3/2026), Professor Anthony Glees pakar militer yang juga dikenal sebagai sejarawan Inggris, menunjuk tiga tanda bahwa Perang Dunia III sudah dimulai.

Pertama, perang pilihan. Kedua, pola pikir para pemimpin negara-negara yang terlibat, dan ketiga adalah komitmen Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk melanjutkan konflik.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menggambarkan serangan pada hari Sabtu pekan lalu sebagai "pre-emptive strike" untuk menghilangkan ancaman terhadap negara Israel, meskipun dia tidak menjelaskan apa ancaman tersebut.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |