Rio Dewanto Happy Melangkah ke Gala Premiere Pelangi di Mars, Akhirnya Bisa Ajak Anak dan Keluarga

8 hours ago 3

Jadi intinya...

  • Rio Dewanto bahagia bisa mengajak keluarga menonton gala premiere film Pelangi di Mars yang ramah semua umur.
  • Film Pelangi di Mars mengisahkan petualangan Pelangi mencari mineral penyelamat Bumi dari krisis air di tahun 2100-an.
  • Rio Dewanto berharap film ini memicu diskusi keluarga, imajinasi anak, dan menciptakan memori indah di bioskop.

Liputan6.com, Jakarta - Melangkah ke gala premiere film Pelangi di Mars karya sineas Upie Guava di Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026), Rio Dewanto semringah. Ini bukan kali pertama suami Atiqah Hasiholan melaju ke karpet merah. Yang bikin Rio Dewanto bahagia, bisa mengajak anak, istri, dan keluarga untuk menonton. Mengingat, Pelangi di Mars film untuk semua umur. Bersama keluarga masuk ke bioskop dan menikmati cerita di layar lebar membuat hatinya penuh.

Dalam Pelangi di Mars, Rio Dewanto memerankan Banyu. Film ini mengisahkan tahun 2100-an, ketika krisis air mengancam masa depan Bumi. Pelangi—anak pertama yang lahir di planet Mars—memulai petualangan bersama robot-robot malfunction yang dijadikan sahabat.

Pelangi kemudian menemukan Zeolit Omega, jenis mineral langka yang dipercaya bisa menyelamatkan masa depan Bumi. Dalam perjalanannya, Nerotek—korporasi raksasa yang menguasai sumber air—melakukan segala cara untuk merebut penemuan tersebut.

Rio Dewanto menilai kisah Pelangi di Mars yang menarik berpotensi menciptakan ruang diskusi antara orang tua dan anak setelah menonton. Karenanya, bintang film Alas Roban dan Janur Ireng antusias mengajak keluarga menghadiri gala premiere Pelangi di Mars pekan ini.

“Ya, ketika gala premiere ini saya jarang banget anak saya bisa datang. Senang banget rasanya. Maksudnya bisa dinikmati satu keluarga, semuanya full. Kalau kayak film horor, keluarga saya, ibu saya enggak mau datang, dia takut soalnya,” katanya.

Satu Keluarga Dibawa ke Bioskop

“Jadi sekarang benar-benar satu keluarga bisa menikmati semuanya dan jarang banget lihat di gala premiere ada spot-spot buat bayi. Jadi ini suasana yang baru banget, experience juga buat gue,” Rio Dewanto menyambung.

Kepada Showbiz Liputan6.com, Rio Dewanto menjelaskan, putrinya, Salma Jihane pun mulai bertanya-tanya tentang keberadaan Mars, yang jadi bagian dari tata surya sekaligus planet “tetangga” Bumi.

Belajar Dari Mereka

Salah satu pertanyaan Salma Jihane yakni mungkinkah ada pelangi di Planet Mars? Rio Dewanto sebagai ayah jadi termotivasi untuk belajar lagi agar bisa memberi jawaban komprehensif untuk anaknya.

“Ya saya jawab setahunya saya saja, enggak apa-apa juga kita belajar dari mereka (anak-anak),” ungkapnya. Pelangi di Mars berdurasi 112 menit. Rio Dewanto berharap, durasi itu membangun fondasi memori indah di hati anak-anak Indonesia.

Menciptakan Core Memory

Pelangi di Mars yang diproduksi Mahakarya Pictures salah satu dari enam film Indonesia yang akan tayang di libur Lebaran 2026. Rio Dewanto berharap film terbarunya merangsang anak Indonesa lebih imajinatif, cerdas, dan berani bermimpi lebih jauh.

“Menonton Pelangi di Mars adalah upaya menciptakan core memory. Karena bioskop tempat yang membuat kita bisa fokus, kita bisa punya quality time bersama anak (untuk menikmati karya seni),” Rio Dewanto mengakhiri.

Daftar Pemenang Razzie Awards 2026: Ice Cube dan Rebel Wilson Raih Gelar Aktor serta Aktris Terburuk

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |