Polisi Pakai Drone Presisi Pantau Arus Mudik 2026 secara Real Time

3 hours ago 1

loading...

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho akan memaksimalkan penggunaan drone presisi dalam Operasi Ketupat 2026 untuk memantau kepadatan arus mudik dan balik secara real time. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA - Korlantas Polri akan memaksimalkan penggunaan drone presisi dalam Operasi Ketupat 2026 untuk memantau kepadatan arus mudik dan balik secara real time.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, teknologi tersebut akan digunakan untuk mendeteksi titik rawan kemacetan, perlambatan, serta memantau pergeseran arus kendaraan di sejumlah ruas tol dan rest area.

Baca juga: Polri Siapkan Rekayasa Lalin Contraflow hingga One Way saat Arus Mudik Lebaran 2026

Beberapa titik yang menjadi fokus pemantauan antara lain KM 29, KM 81, serta sepanjang KM 70 hingga KM 414. Selain itu, pengawasan juga dilakukan di rest area serta kawasan rawan seperti Gadog, Malang Raya, dan Bali.

Drone presisi akan memberikan data traffic counting dan gambaran situasi langsung dari udara. Informasi tersebut menjadi dasar pengambilan keputusan rekayasa lalu lintas seperti contraflow, sistem satu arah (one way), maupun pengalihan arus.

Meski memiliki kemampuan penegakan hukum, pendekatan dalam Operasi Ketupat bersifat kemanusiaan. “Kami tidak bangga melakukan penegakan hukum. Kami mengimbau masyarakat untuk tertib berlalu lintas karena keberhasilan Operasi Ketupat juga bergantung pada disiplin pengguna jalan,” ujar Agus, Rabu (4/3/2026).

Menurut dia, Operasi Ketupat bukan hanya pengamanan jalan, tetapi pengamanan seluruh rangkaian aktivitas masyarakat agar mudik berjalan aman, lancar, dan masyarakat dapat berkumpul bersama keluarga dengan selamat.

"Bukan hanya selamat saat berangkat, tapi selamat sampai tujuan dan bahagia dengan keluarganya (di kampung), serta selamat saat kembalinya itu kita jamin," katanya.

(jon)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |