Pemanggilan Inara Rusli Dijadwalkan Polisi Dalam Waktu Dekat, Buntut Laporan Wardatina Mawa

7 hours ago 3

Jadi intinya...

  • Kasus dugaan perzinaan Wardatina Mawa naik ke tahap penyidikan.
  • Polisi panggil saksi, Inara Rusli (IR) dijadwalkan minggu depan.
  • Penyidik profesional, kumpulkan bukti, pastikan proses hukum berjalan.

Liputan6.com, Jakarta - Polisi melakukan serangkaian prosedur hukum untuk mengusut tuntas laporan Wardatina Mawa atas dugaan perzinaan Insanul Fahmi dan Inara Rusli. Saat ini status perkara tersebut sudah naik ke tahap penyidikan. Hal itu disampaikan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo. Ia menyebut polisi telah memanggil sejumlah pihak yang dianggap mengetahui kronologi kejadian untuk memberi keterangan lebih lanjut.

"Ya, kami sampaikan update-nya, hari ini proses dari kemarin mulai dari penyelidikan naik ke penyidikan," ujar Andaru Rahutomo kepada awak media, Rabu (1/4/2026). "Kemudian dilakukan pemanggilan beberapa orang saksi, pemeriksaan saksi kembali, saksi korban, kemudian kerabat dari IF juga dimintai keterangan sebagai saksi," ia menambahkan.

Setelah merampungkan pemeriksaan terhadap para saksi, penyidik kini menyusun agenda lanjutan untuk pekan depan. Andaru Rahutomo membocorkan jadwal terkait pemanggilan saksi-saksi kunci yang diagendakan tim penyidik Polda Metro Jaya.

"Nah, agenda selanjutnya adalah minggu depan tepatnya tanggal 8 dan tanggal 11," ungkap Andaru Rahutomo. Fokus pemeriksaan pekan depan tertuju pada Inara Rusli yang statusnya merupakan salah satu pihak terlapor dalam kasus ini. Kehadiran Inara Rusli dibutuhkan untuk mengonfirmasi berbagai temuan yang didapat selama penyidikan berlangsung.

"Tanggal 8 ya, tanggal 8 akan ada pemanggilan terhadap saudari IR. Tanggal 8 dijadwalkan untuk minggu depan, panggilan kami sampaikan jam 10.00, pun kami lihat nanti apakah ada konfirmasi dari saksi, saksi yang dipanggil terlapor," katanya.

Polisi juga berkomitmen menangani kasus ini secara profesional tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun. Andaru Rahutomo memastikan tiap langkah yang diambil mengedepankan prinsip kehati-hatian dan berdasarkan fakta hukum yang ada di lapangan.

"Nanti ini merupakan lanjutan proses yang untuk membuktikan bahwa Polda ini profesional, penanganannya kami tangani dengan hati-hati, dan tentu mengedepankan kecermatan pengumpulan fakta," tutur Andaru Rahutomo.

Perkara Masih Berjalan

Andaru Rahutomo memastikan tim penyidik masih terus bekerja mengumpulkan bukti untuk melengkapi berkas perkara. Ia meminta masyarakat terus memantau perkembangan kasus ini karena proses hukum masih berjalan sesuai koridor.

"Kami perlu menegaskan perkara ini masih tetap berjalan, masih tetap berjalan kalau rekan-rekan beberapa kali bertanya kepada saya, 'Pak bagaimana kasusnya laporan saudari M?' Masih tetap berjalan dan ini tahapannya kami sampaikan sekarang," imbuh Andaru Rahutomo.

Ketika M Melaporkan Tindak Pidana

Langkah pemanggilan ini tindak lanjut murni dari aduan yang masuk ke meja penyidik beberapa waktu lalu. Andaru Rahutomo mengonfirmasi seluruh rangkaian kegiatan ini respons atas laporan yang dibuat pihak Mawa.

"Ketika M melaporkan tindak pidana, jadi penyidik memanggil, mengumpulkan alat bukti, melakukan penyitaan barang bukti, kemudian memanggil memeriksa saksi-saksi," jelasnya.

Pemeriksaan Terhadap IR dan IF

Pemeriksaan terhadap IR dan IF diharapkan memberikan titik terang atas dugaan tindak pidana yang dilaporkan. Di saat yang sama, Andaru Rahutomo kembali menegaskan agenda pemeriksaan kedua terlapor yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Dan ini termasuk juga terlapor dalam hal ini IR dan IF diperiksa. Nah, ini terjadwal minggu depan tanggal 8," pungkasnya.

Ammar Zoni Menangis Saat Tulis Pleidoi, Curhat Cobaan Hidup yang Datang Bertubi-tubi

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |