Paapa Essiedu Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Dapat Peran Profesor Snape di Serial Harry Potter

5 hours ago 7

Jadi intinya...

  • Paapa Essiedu perankan Severus Snape di serial Harry Potter.
  • Ia menerima ancaman pembunuhan di media sosial akibat peran tersebut.
  • Ancaman tersebut justru jadi motivasi bagi Essiedu untuk berakting.

Liputan6.com, Jakarta - Aktor Paapa Essiedu mendapat peran ikonis dalam serial Harry Potter yang tengah diproduksi. Ia akan menghidupkan karakter Severus Snape atau Profesor Snape, yang dalam versi film diperankan oleh mendiang Alan Rickman dan begitu dicintai oleh penggemar. 

Hanya saja, ada dampak yang kurang mengenakkan dari peran ini. Ia mendapat ancaman pembunuhan lewat media sosialnya. Dilansir dari E! News pada Senin (23/3/2026), ia mengutarakan hal ini dalam wawancara dengan The Times of London.

"Faktanya, kalau aku menengok ke Instagram, aku akan melihat seseorang berkata, ‘Aku bakal datang ke rumahmu dan membunuhmu.’ Jadi, meskipun saya cukup yakin saya tidak akan dibunuh—itu bisa saja berujung enggak baik," kata sang aktor. 

Aktor Black Mirror ini juga menyayangkan bullying terjadi pada aktor karena peran yang dipercayakan kepadanya. 

“Tapi, ya, meskipun kuharap aku akan baik-baik saja, seharusnya tidak ada seorang pun yang mesti mengalami hal ini karena melakukan pekerjaannya," tuturnya. 

"Banyak orang mempertaruhkan nyawa mereka dalam pekerjaan. Saya berperan sebagai penyihir di Harry Potter. Dan saya akan berbohong jika saya mengatakan itu tidak memengaruhi saya secara emosional.”

Enggan Laporkan Ancaman yang Ia Terima

Di sisi lain, Paapa Essiedu menilai menjauhkan diri dari komentar yang beredar di dunia maya pun tak cukup membantu.

 “Meskipun Anda berhasil mengabaikannya, bukan berarti hal itu tidak terjadi. Masalah ini tetap ada dan, bagaimanapun, orang akan melihat hal itu dan kemudian bertanya apakah aku baik-baik saja,” kata dia. 

Aktor 35 tahun ini juga mengaku emoh melaporkan ancaman pembunuhan yang ia terima. "Menurutku, aku enggak akan merasa lebih baik kalau ada seorang anak laki-laki umur 17 tahun yang dipenjara selama dua minggu karena mengancam akan membunuhku," ujarnya. 

Justru Jadi Pelecut Semangat

Di sisi lain, ia menjadikan cercaan yang diterimanya gara-gara peran ini sebagai pelecut semangat. “Perlakuan kasar itu justru memotivasiku. Dan membuatku lebih bersemangat untuk menjadikan karakter ini sebagai milikku sendiri," kata dia.

Peran sebagai penyihir dari dunia rekaan J.K Rowling juga membuat Paapa Essiedu teringat masa kecilnya.

“Saya membayangkan diri saya berada di Hogwarts dengan sapu terbang, dan pemikiran bahwa seorang anak sepertiku bisa terwakili di dunia itu, itu memotivasiku untuk tidak terintimidasi oleh seseorang yang merasa lebih memilih aku mati ketimbang melakukan pekerjaan yang akan sangat kubanggakan.”

Yakini Hidupnya Berubah

Ia juga meyakini bahwa proyek ini akan berjalan sangat panjang, dan butuh komitmen kuat. 

"Umurku bakal menginjak 45 tahun saat ini rampung, dan aku yakin hidupku akan berubah besar-besaran, tetapi aku harus menerimanya. Mungkin nanti aku sudah punya anak saat semua selesai," kata dia.

7 Potret Fasad Rumah Baru Ria Ricis, Elegan dan Mewah

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |