Nadiem Sebut Kesaksian Para Guru Bukti Chromebook Tak Merugikan Negara

2 hours ago 3

loading...

Mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim menegaskan, kesaksian para guru dari Aceh hingga Papua bukti Chromebook bukti tidak ada kerugian negara. Foto/SindoNews

JAKARTA - Mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim menegaskan, kesaksian para guru dari Aceh hingga Papua bukti Chromebook mengubah pola belajar-mengajar. Kesaksian mereka juga menepis kebijakan Chromebook merugikan negara.

Nadiem menyebut kesaksian para guru adalah bukti nyata digitalisasi pendidikan telah menyentuh akar rumput, sekaligus membantah tudingan bahwa kebijakan tersebut merugikan negara.

“Sidang yang paling emosional buat saya. Karena tujuh guru dari Aceh sampai Papua, semuanya terbang kesini untuk memberikan kesaksian mengenai bagaimana Chromebook mengubah pola belajar-mengajar di dalam ruang kelas mereka masing-masing,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Baca juga: Ngaku Sempat Drop, Nadiem Makarim Minta Hakim Kabulkan Pengalihan Penahanan

Kesaksian guru-guru di persidangan, kata Nadiem memberikan bukti laptop Chromebook sangat bermanfaat bagi proses belajar dan mengajar. Terlebih lagi ternyata laptop tersebut bisa digunakan secara offline.

Selain itu, Nadiem juga menyoroti adanya ketimpangan dalam kesempatan menghadirkan saksi dan ahli dari pihaknya.

“Yang sangat memprihatinkan dari JPU mendapatkan waktu 3 bulan dengan menghadirkan 60 saksi, saya baru saja 3 kali sidang yang untuk saksi saya, dan sekarang dipaksa dipercepat untuk langsung putusan. Jadi saya bingung ini keseimbangannya apa, di dalam penyajian saksi-saksi, di dalam mengundang saksi-saksi dari pihak saya,” ucapnya.

“Biasanya saya mengajak siswa untuk melakukan praktik Kimia secara virtual dan itu bisa dilakukan menggunakan Chromebook karena kami punya yang sudah touchscreen jadi itu lebih memudahkan anak-anak untuk memahami pembelajaran,” ujar Guru di Kota Sorong, Papua Barat Daya Denny Adelyta Tofani Novitasari.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |