Mino Winner Dituding Jaksa Mangkir 102 Hari Tanpa Izin Saat Wamil, Terancam Dibui

3 weeks ago 19

Jadi intinya...

  • Mino Winner didakwa absen 102 hari tanpa izin saat wamil, berisiko 3 tahun penjara.
  • Ketidakhadiran Mino meningkat jelang akhir wamil, diduga dibantu supervisor.
  • Bukti GPS, forensik ponsel, dan medsos menguatkan dakwaan absen palsu.

Liputan6.com, Jakarta - Kasus Song Min Ho, yang juga dikenal sebagai Mino Winner, kini terus bergulir. Dilansir dari Korea JoongAng Daily pada Kamis (12/2/2026) dalam dokumen dakwaan Dari Kantor Kejaksaan Seoul Barat yang didapat media, terungkap seriusnya dakwaan yang dikenakan kepada Mino. 

Ia diduga telah absen selama 102 hari, tanpa izin secaea resmi, selama menjalani wajib militer alias wamil. Dakwaan ini memiliki risiko tak main-main.

Berdasarkan Pasal 89-2 Undang-Undang Wajib Militer, orang yang absen dari dinas selama delapan hari atau lebih tanpa alasan yang dapat dibenarkan, dapat dijatuhi hukuman hingga tiga tahun penjara.

Seperti diketahui, Mino menjalani dinas sebagai pekerja layanan publik di Mapo-gu Facilities Management Corporation sejak 24 Maret 2023. Seorang pekerja publik menjalani tugas negara ini selama 1 tahun 9 bulan, umumnya tak perlu absen kerja saat akhir pekan dan tanggal merah. Karenanya, biasanya hari kerja mereka mencapai 430 hari. 

Dengan kata lain, Mino dituduh mangkir selama hampir seperempat dari masa baktinya. 

Fluktuasi Ketidakhadiran Mino Winner

Dalam dakwaan tersebut, ketidakhadiran Mino tanpa izin justru meningkat jelang ia "lulus" wamil. 

Masa dinas sang pelantun "Really Really" berlangsung dari 24 Maret 2023 hingga 23 Desember 2024. Selama Maret hingga Mei 2023, ia hanya absen sehari. Namun angka ini meningkat menjadi 14 hari pada November 2024, satu bulan sebelum dibebaskan.

Ia juga absen selama 19 hari pada Juli 2024, bulan di.mana ia dijadwalkan untuk bekerja selama 23 hari. Artinya, ia hanya mengisi absensi untuk bertugas selama empat hari..

Dugaan Keterlibatan Supervisor Mino

Jaksa juga menduga bahwa seorang supervisor Mino terlibat dalam hal ini. Di dakwaan, sang  supervisor disebut sebagai orang yang "bertanggung jawab untuk mengawasi masa dinas sang idol K-Pop, termasuk waktu kedatangan dan kepulangannya. 

Supervisor itu diyakini tak hanya mengizinkan Mino untuk tidak masuk kerja ketika pria 32 tahun ini bangun kesiangan atau mengaku lelah. Sang supervisor juga diduga menyiapkan dan meloloskan dokumen palsu, yang membust seolah-olah Mino telah melapor seperti biasa.

Pelaporan cuti tahunan dan cuti sakit Mino juga ditangani oleh supervisor tersebut, dengan jaksa penuntut menduga bahwa keduanya bersekongkol untuk melakukan pelanggaran tersebut.

Pemeriksaan Forensik dan Data GPS

Jaksa juga memberikan sekelumit detail dalam dakwaan ini. Salah satunya pada 30 Mei. Kala itu Mino tak bertuhgas, tapi sang supervisor kemudian mengisi catatan layanan harian seolah-olah sang rapper masuk.

Sementara itu, pada 29 Mei adik perempuan Mino menyampaikan di akun media sosialnya bahwa abangnya mengunjungi San Francisco, Amerika Serikat untuk menghadiri pernikahannya.

“Kami mendapatkan bukti obyektif melalui pemeriksaan forensik terhadap data ponsel dan dengan memeriksa catatan GPS,” kata Kantor Kejaksaan Distrik Seoul Barat pada tanggal 30 Desember 2025.

Jaksa juga mengklaim mereka kasus-kasus ketidakhadiran tanpa izin tambahan di luar yang telah diungkapkan oleh polisi sebelumnya.

Saksikan FTV Kisah Nyata di Indosiar, Kamis 12 Februari Via Live Streaming Pukul 13.30 WIB

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |