loading...
Presiden China Xi Jinping berkunjung ke Korea Utara. Foto/X/@maxosintintel
PYONGYANG - Bagi pemimpin China Xi Jinping, Korea Utara adalah tetangga yang tidak dapat dikendalikan oleh China dan tidak mampu untuk dilepaskan. Kedua pihak sering menggambarkan hubungan mereka sebagai hubungan yang "ditempa dalam darah", merujuk pada Perang Korea.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, ketidakpercayaan telah memper strained hubungan. Dan sekarang Beijing mencoba untuk menegaskan kembali pengaruhnya atas mitra yang vital secara strategis namun sangat tidak dapat diprediksi.
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
1. China Ingin Stabilitas
China menginginkan stabilitas di perbatasannya dan pengaruh di Pyongyang, tetapi tanpa terseret ke dalam krisis yang dipicu oleh ambisi nuklir Korea Utara.
Jadi kunjungan Xi minggu ini - ia tiba di Pyongyang pada hari Senin - kemungkinan besar bukan tentang persahabatan, tetapi lebih tentang pengaruh.
Seoul yakin Xi Jinping mungkin akan mencoba memposisikan China sebagai mediator antara Korea Utara dan Amerika Serikat, tetapi Beijing mungkin memiliki motif lain.
2. Korut Makin Mesra dengan Rusia
Sumber diplomatik Barat mengatakan kepada BBC bahwa China semakin khawatir tentang kemitraan yang berkembang antara Pyongyang dan Moskow.
Setelah bertemu dengan pemimpin Rusia Vladimir Putin pekan lalu, Xi mungkin ingin memastikan bahwa ia juga mengendalikan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, terutama karena Beijing meningkatkan kehadirannya di panggung global.
3. Mencairkan Hubungan yang Dingin
Pendinginan hubungan antara Beijing dan Pyongyang terlihat, meskipun halus.
Mereka hampir tidak memperingati ulang tahun ke-75 hubungan diplomatik pada Oktober 2024. Pesan publiknya pun minim.
Duta Besar China tidak menghadiri perayaan pendirian Korea Utara bulan sebelumnya. Tidak ada pertukaran tingkat senior sepanjang tahun, sebuah kontras yang mencolok dengan hubungan Pyongyang yang semakin hangat dengan Moskow.
Kedekatan yang semakin meningkat dengan Rusia telah membuat Beijing gelisah.
Setelah invasi Rusia ke Ukraina, Korea Utara telah memperluas kerja sama militer dengan Putin, yang berpuncak pada pakta pertahanan bersama yang ditandatangani selama kunjungan Putin ke Pyongyang pada tahun 2024.
Menurut investigasi BBC, sekitar 2.300 tentara Korea Utara telah tewas dalam pertempuran untuk Rusia melawan Ukraina. Pyongyang juga dituduh memasok amunisi untuk upaya perang Rusia sebagai imbalan atas minyak dan bantuan, sebuah perkembangan yang telah membuat Washington dan sekutunya khawatir, dan diam-diam membuat China gelisah.
"China ingin memastikan bahwa kepentingannya terhadap Korea Utara terlindungi pada saat konvergensi cepat antara Moskow dan Pyongyang," tambah Ankit Panda, seorang spesialis kebijakan nuklir di Carnegie Endowment for International Peace.
4. Mengurangi Dominasi Rusia di Korut
China hanya memiliki satu perjanjian pertahanan formal, dan itu dengan Korea Utara.
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5169754/original/004758200_1742544934-WhatsApp_Image_2025-03-19_at_18.19.10_b997d6cd.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497959/original/065852700_1770695454-axioo.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519161/original/009958300_1772533507-WhatsApp_Image_2026-03-03_at_17.18.28.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472816/original/089755500_1768377028-Galaxy_A07_5G_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2293460/original/030250100_1532683678-Samsung-Galaxy-A5-2017-Courtesy-Android-Pit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5042555/original/031986900_1733805495-WhatsApp_Image_2024-12-10_at_10.41.37__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4718368/original/057462600_1705465814-20240116_144042.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503438/original/074635100_1771144696-WhatsApp_Image_2026-02-15_at_14.34.45__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/2372967/original/007868500_1538532003-galaxy-watch-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829166/original/017053000_1715494474-kisah_nyata_spesial.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503433/original/026507400_1771143978-WhatsApp_Image_2026-02-14_at_18.50.44.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1517941/original/010178800_1487911481-amd-ryzen-1200x666.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5173418/original/067096200_1742852619-Galaxy_A26_5G.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520191/original/038631700_1772608908-4_mar_-_foto_1.jpeg)