Mediasi Denada dan Ressa Rizky Rossano Gagal, Dugaan Kasus Penelantaran Anak Jalan Terus

3 days ago 7

Jadi intinya...

  • Denada digugat Rp7 miliar oleh Ressa Rizky Rossano atas dugaan penelantaran anak.
  • Mediasi gagal karena Denada tidak hadir, sidang lanjut pembacaan gugatan pokok perkara.
  • Kuasa hukum Denada menyayangkan penggugat membuat gaduh di medsos, padahal Denada telah membiayai.

Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi Denada tersandung dugaan kasus penelantaraan anak. Denada digugat Ressa Rizky Rossano, yang mengaku anak kandungnya, Rp7 miliar di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur. Upaya mediasi kedua pihak menemui jalan buntu. Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, membenarkan.

Mediasi di Pengadilan Negeri Banyuwangi berakhir tanpa kesepakatan karena pihak tergugat tak hadir secara langsung. Ketidakhadiran Denada membuat mediasi dinyatakan gagal oleh pihak pengadilan. Agenda sidang berikutnya, pembacaan gugatan atau pokok perkara.

“Tadi begini, mediasi para kuasa hukum pihak penggugat datang dan tergugat juga diwakili oleh kuasa hukumnya, dalam hal ini saya dan teman-teman. Dan jalannya ya cukup lancar, namun begini, mediasi tadi gagal,” katanya kepada awak media, Kamis (29/1/2026).

Setelahnya, Muhammad Iqbal menuding ada beberapa tindakan dari pihak penggugat yang memperkeruh suasana selama masa tenang berlangsung. Hal ini dianggap menjadi pemicu sulitnya tercapai titik temu dalam proses mediasi di ruang sidang.

“Namun begini, ada beberapa hal yang perlu saya tekankan di mediasi ini sebetulnya, dan sangat disayangkan. Kemarin sampeyan (Anda) menghubungi saya itu, sulit mungkin ya, mungkin teman-teman atau siapa menghubungi saya mungkin sulit," katanya.

“Dalam mediasi saya mengutamakan untuk apa ya, masa tenang gitu. Penginnya para pihak ini introspeksi diri, terus timbul inisiatif untuk saling berkomunikasi sehingga ketemu titik damai,” ujar Muhammad Iqbal, melansir pemberitaan kapanlagi.com, Jumat (30/1/2026).

Penggugat Malah Membuat Gaduh?

Kekecewaan pihak Denada memuncak karena Ressa Rizky Rossano dinilai sering tampil di berbagai konten medsos termasuk podcast. Kubu Denada menilai yang disampaikan di ruang publik tak sesuai fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.

“Yang saya sayangkan di sini, kok penggugat ini malah membuat gaduh yang saya pikir ya, podcast ke mana-mana, ngomong gini gini gini, ya tidak sesuai faktalah. Sehingga akhirnya ya begini, mediasi juga gagal,” sesalnya.

Pembacaan Gugatan

Dengan gagalnya mediasi, pihak pengadilan menjadwalkan pembacaan materi pokok perkara. Denada kemungkinan besar masih akan diwakili tim hukum dalam proses persidangan mendatang.

“Kalau sidang besok ini masih pembacaan gugatan, otomatis para pihak datang, baik penggugat, tergugat atau yang mewakili kuasa hukumnya datang. Di situ nanti ditetapkan persidangannya melalui e-court atau sidang langsung,” pungkas Muhammad Iqbal.

Kok Tiba-Tiba Ada Gugatan?

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Iqbal menegaskan status pengakuan bukan masalah utama bagi kliennya, Denada. Ia mengklaim, selama ini Denada sudah menjalankan kewajiban sebagai yang bertanggung jawab terhadap kehidupan Ressa Rizky sejak kecil.

“Masalah mengakui atau tidak itu begini, saya garis bawahi masalah anak ini. Mbak Denada bukan sekadar diakui atau enggak Mas Ressa ini. Bukan sekadar diakui atau gimana sebagai anak. Bahkan dibiayai, difasilitasi, disekolahkan. Namun kok tiba-tiba ada gugatan ini?” ujarnya.

Kubu Denada Tanggapi Gugatan Rp7 Miliar Ressa Rizky Rossano: Dibiayai Kok Tiba-Tiba Ada Gugatan?

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |