Kronologi Tantri Kotak Diduga Kena Tipu Rp 10 Miliar, Bermula dari Tawaran Bisnis Tahun 2025

7 hours ago 6

Jadi intinya...

  • Tantri Kotak menjadi korban dugaan penipuan bisnis Rp 10 miliar oleh teman berinisial MIH.
  • MIH menghilang sejak 19 Juni 2026 setelah setahun berbisnis, merugikan banyak pihak.
  • Tantri berharap kasus ini menjadi pelajaran berharga agar orang lain tidak mengalami hal serupa.

Liputan6.com, Jakarta - Tantri Syalindri alias Tantri Kotak buka suara soal dugaan kasus penipuan Rp 10 miliar yang menimpanya bersama sejumlah korban lain. Kronologi dugaan kasus penipuan berkedok bisnis ini diungkap lewat sejumlah unggahan di akun Instagram terverifikasi pada 24 Juni 2026.

Pelantun “Pelan-pelan Saja” dan “Selalu Cinta” mengunggah potret terduga pelaku penipuan, yang disebut MIH, lalu mengenang kali pertama kenal pada 2021 karena anak-anak mereka bersekolah di tempat yang sama. Kesan pertama, MIH teman yang baik, saling bantu dan saling dukung.

Tahun lalu, pertemanan Tantri Kotak dan MIH berkembang menjadi rekan bisnis. Mulanya, Tantri Kotak enggan mengiakan tawaran berbisnis MIH karena khawatir di tengah jalan terjadi masalah lalu merusak pertemanan. “Di tahun 2025, kamu menawarkan sebuah kerja sama yang kamu jalankan. Bisnis ini berupa modal pembelian produk. Awalnya aku ragu, karena khawatir urusan bisnis akan memengaruhi pertemanan. Dalam prinsip hidupku, urusan bisnis dan uang aku sangat berhati-hati sekali,” Tantri Kotak mengenang.

Karena kepercayaan telah terbangun dan rekam jejak MIH tampak baik, Tantri Kotak akhirnya luluh. “Kurang lebih satu tahun semuanya terlihat baik-baik saja. Sampai akhirnya pada 19 Juni 2026, setelah transaksi terakhir dilakukan, nomor telepon dan akun media sosialmu tidak lagi dapat dihubungi,” akunya. Sejak itu, puluhan orang mencari MIH. Para korban berkomunikasi dalam kondisi panik dan putus asa. “Rumahmu kami datangi, keluarga dan orang tuamu angkat tangan,” beri tahu Tantri Kotak.

Keluarga Sendiri

Di tengah keputusasaan, Tantri Kotak masih berharap MIH datang dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi kepada orang-orang yang selama ini telah memercayakan sejumlah uang padanya. Namun, ada hal lain yang bikin Tantri Kotak syok.

Ternyata salah satu orang yang dirugikan adalah keluarga sendiri. Menurut informasi yang saya peroleh, saya menduga orang yang dirugikan tidak hanya saya, karna itu kami semua intens berkomunikasi,” papar Tantri Kotak, panjang.

Total Kerugian

Total kerugian yang diklaim para pihak tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 10 miliar, yang tentunya masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Sesuatu yang mungkin tidak baik dalam kehidupan saya, semoga enggak berhenti menjadi luka semata,” ujarnya.

Tantri Kotak berharap tragedi yang menimpanya bisa jadi pembelajaran bagi banyak orang. Ia berdoa agar apapun yang diperoleh dengan kerja keras dan halal jadi rezeki yang berkah, cukup untuk keluarga, menenangkan hati, juga membawa kebaikan dalam hidup.

Pelajaran yang Menyelamatkan Orang Lain

Berkaca pada pengalaman buruk berbisnis dengan teman sendiri, Tantri Kotak berjanji bakal lebih bijak dalam mengambil keputusan, serta tak mudah tergiur sesuatu yang terdengar terlalu indah untuk jadi kenyataan.

Jika ada satu hal baik yang bisa lahir dari pengalaman ini, semoga itu adalah pelajaran yang menyelamatkan orang lain agar tidak mengalami hal yang sama. Semoga menjadi pelajaran untuk banyak orang,” cetus Tantri Kotak.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Localfest Jakarta 2026 Hadirkan Aldi Taher Hingga Barasuara, Segini Harga Tiketnya

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |