Krisdayanti Suarakan Kekuatan Perempuan Lewat OST Suamiku Lukaku, Jadi Pelukan Hangat Korban KDRT

21 hours ago 5

Jadi intinya...

  • Krisdayanti rilis "Aku Bangkit" OST "Suamiku Lukaku" untuk promosi dan kesadaran.
  • Lagu ini menguatkan penyintas KDRT dan kekerasan seksual agar berani bersuara.
  • Ia berharap lagu memotivasi korban perempuan mencari keadilan dan kemandirian.

Liputan6.com, Jakarta - Diva Krisdayanti kembali menunjukkan taringnya di industri musik sekaligus kepeduliannya terhadap isu sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Krisdayanti menghadirkan lagu berjudul “Aku Bangkit”, yang merupakan original soundtrack film “Suamiku Lukaku”.

Krisdayanti menjelaskan bahwa perilisan lagu ini sengaja dilakukan lebih awal sebagai bagian dari strategi promosi dan upaya membangun kesadaran publik. Istri Raul Lemos itu berharap keberadaan lagu ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarkat, sekaligus penguat bagi para penyintas KDRT.

"Dirilis terlebih dahulu ketimbang filmnya, yang untuk memberikan apa ya... branding gitu ya. Dan juga awareness kepada masyarakat bahwa lagu 'Aku Bangkit' ini memberikan penguatan kepada para penyintas atau para kaum perempuan yang mendapatkan tindak pidana kekerasan seksual dan juga kekerasan dalam rumah tangga," kataKrisdayanti di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).

Isu kekerasan terhadap perempuan memang menjadi perhatian serius bagi sosok yang akrab disapa Mimi ini dalam proyek film terbarunya. Ia berharap lagu tersebut bisa memotivasi para korban agar tidak lagi takut untuk bersuara dan memperjuangkan hak-hak mereka.

"Untuk mereka bisa berani berbicara, berani speak up, bahwa mereka harus memiliki kemampuan, kemandirian dan juga relasi kuasa dalam hubungan kemitraan bersama pasangannya gitu ya," ujarnya.

Bukan Sekadar Tontonan Biasa

Lebih lanjut, Krisdayanti menyebut bahwa film “Suamiku Lukaku” bukan sekadar tontonan biasa, melainkan sebuah bentuk dukungan moral yang sangat kuat. Ia mengibaratkan karyanya sebagai pelindung bagi mereka yang selama ini hidup dalam bayang-bayang ketakutan.

"Jadi, film ini menjadi pelukan hangat untuk para penyintas dan juga masyarakat yang mungkin mendapatkan kekerasan dalam rumah tangga untuk lebih berani bersuara gitu ya," ungkap pelantun lagu "Menghitung Hari" tersebut.

Keresahan Krisdayanti terhadap kasus penindasan yang masih kerap menimpa kaum hawa juga dituangkan dalam pesan-pesan yang ada di lagu ini. Ia menegaskan bahwa setiap perempuan memiliki hak mutlak untuk mendapatkan rasa aman dan kasih sayang di lingkungannya.

"Jangan sampai mereka mendapatkan penindasan karena sejatinya perempuan kan harus mendapatkan ruang yang aman, dicintai, disayangi. Jadi mari kita sama-sama berikan ruang yang baik untuk perempuan bisa lebih aman gitu," jelasnya.

Menyentuh Sisi Kemanusiaan

Lirik dalam lagu "Aku Bangkit" pun dirancang sedemikian rupa agar menyentuh sisi kemanusiaan yang paling dalam bagi siapa saja yang mendengarkannya. Krisdayanti menekankan bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk hidup merdeka tanpa ada tekanan dari pihak manapun.

"Ya liriknya kan sangat dalam, emang setiap orang punya hak hidup, punya hak untuk merdeka," imbuhnya.

Krisdayanti kembali menekankan harapannya agar lagu ini tidak hanya berhenti sebagai karya seni, namun menjadi pemantik keadilan bagi mereka yang suaranya dibungkam. Keberanian mencari keadilan menjadi poin utama yang ingin ia sampaikan kepada seluruh pendengar.

"Jadi di sini yang mesti kita suarakan bahwa... ya mudah-mudahan lagu ini bisa menjadi penyemangat, menjadi inspirasi, dan juga suara-suara orang supaya tidak dibungkam, lebih berani mencari keadilan," pungkas Krisdayanti.

6 Potret Warung Sop Buntut Ayah Vidi Aldiano, Konsepnya Bukan Warung Biasa

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |