Kisah Pasangan Kondoh di Film Baby Udon Jadi Karya Pertama Sumargo Films

11 hours ago 5

Jadi intinya...

  • Film "Baby Udon" diadaptasi dari kisah viral Fanny dan Hajime Kondoh, diproduksi Sumargo Films.
  • Film ini mengisahkan perjuangan pasangan lintas negara memiliki anak melalui IVF dan cobaan kanker.
  • Denny Sumargo menjadi produser dan pemeran utama, setelah Fanny memilihnya dari banyak tawaran PH.

Liputan6.com, Jakarta - Kisah haru pasangan Hajime Kondoh dan Fanny Kondoh yang sempat viral di tahun 2024 secara resmi akan diabadikan lewat film Baby Udon. Film ini menjadi produksi film layar lebar pertama Sumargo Films berkolaborasi dengan LYTO Pictures dan Sutradara Fajar Bustomi. Dalam film ini, Denny Sumargo (Densu) turun langsung menjadi produser sekaligus pemeran utama, Hajime Kondoh berpasangan dengan Caitlin Halderman yang memerankan Fanny Kondoh.

Baby Udon secara resmi merilis poster dan trailernya kepada media di XXI Senayan City, Jakarta pada Senin, (3/8/2026) dan dijadwalkan tayang pada 3 September mendatang. Acara ini dihadiri oleh para filmmakers dan pemeran utama dari Baby Udon.

Terinspirasi Dari Kisah Nyata Pasangan Kondoh

Proyek film ini bermula dari pertemuan Fanny Kondoh dengan Denny Sumargo di acara podcast Curhat Bang milik Denny Sumargo pada tahun 2025 lalu. Pertemuan ini membawa kisah perjuangan penuh harapan Fanny Kondoh dan suaminya asal Jepang, Hajime Kondoh viral di masyarakat Indonesia.

Cerita yang viral di masyarakat, Fanny adalah seorang content creator yang suka berbagi sedekah kepada pekerja di jalanan. Begitu pun Denny Sumargo yang mengetahui Fanny sebagai perempuan yang viral karena suka bersedekah dan membeli kuburan setelah menikah.

"Terus pas podcast itu awalnya saya kurang tahu beliau itu siapa yang saya tahu tuh viral. Viral beli kuburan setelah menikah. Viral bagi-bagi sedekah. Tapi bajunya seksi-seksi. Yang aku tahu awalnya begitu," jelas Denny.

Namun di balik citranya itu, ada kisah haru Fanny dan Hajime saat berjuang untuk memiliki buah hati lewat proses In Vitro Fertilization (IVF) atau lebih dikenal dengan istilah bayi tabung. Di tengah penantian sang buah hati, cobaan besar datang menghampiri pasangan lintas negara tersebut. Hajime didiagnosa mengidap kanker yang cukup ganas. Denny mengungkapkan hal yang didengarnya dari Fanny saat podcast tahun lalu, bahwa Fanny rajin bersedekah demi merayu hati Tuhan agar memberikan kesembuhan bagi suaminya itu. Namun takdir berkata lain. Hajime dinyatakan meninggal dunia sebelum Fanny melahirkan sang buah hati.

Dihubungi Banyak Rumah Produksi

Ceritanya di Podcast Curhat Bang yang viral membuat Fanny banyak dihubungi oleh rumah produksi besar di Indonesia. Begitu pun Denny Sumargo yang mengaku memiliki intuisi bahwa ceritanya itu akan bagus untuk dijadikan karya film.

"So, dalam podcast itu gua tiba-tiba ngomong. Intuisi gua ngomong. Bagus nih dijadiin film. Ternyata intuisi itu terjadi setelah podcast. Dia dihubungi banyak PH (Production House)," ungkap Denny.

Namun, Fanny tidak dengan mudah menerima tawaran dari rumah produksi yang menghubunginya. Fanny mengatakan ia tidak ingin kisahnya menjadi film viral biasa. Fanny bahkan berdoa dan meminta petunjuk untuk dibantu memilih PH mana yang harus Ia pilih, dan ia merasa Denny Sumargo adalah jawaban dari doanya tersebut.

"Saya tuh berdoa sama Allah, Ya Allah, saya di approach sekian banyak PH, tunjukkanlah mana yang patut saya pilih, dan jawabannya ada di Densu," ungkap Fanny.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Vedra Ungkap Perubahan Dirinya Usai The Icon Indonesia, Siap Eksplorasi Berbagai Genre Musik

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |