Kimberly Ryder Ungkap Kriteria Pasangan Ideal, Wanti-wanti soal Red Flag

4 hours ago 3

Jadi intinya...

  • Kimberly Ryder menetapkan batasan kerja dan kriteria pasangan, termasuk pekerjaan tetap.
  • Kestabilan pekerjaan dan penghormatan orang tua adalah kriteria utama pasangan.
  • Ia menolak pria "red flag" yang terlalu mengutamakan ibu dibanding calon istri.

Liputan6.com, Jakarta - Kimberly Ryder membagikan ceritanya soal memilih pasangan usai melewati babak baru dalam hidupnya. Ia menekankan pentingnya menetapkan batasan, termasuk dalam pekerjaan sebagai aktris.

"Kalau itu ya harus ada kesadaran dari diri sendiri aja sih. Jadi kayak kalau adegan-adegan yang ciuman atau apa, jangan," ujar Kimberly Ryder saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2026).

"Kalau ada yang mau diambil tapi kita mungkin ngerasa masih kayak ragu dia oke enggak ya dengan aku ngambil seperti ini, ditanya dulu. Jadi ada boundaries-nya dong," sambungnya.

Kriteria Pasangan Kimberly

Kimberly turut menyinggung soal kriteria khusus yang ia cari dari calon pasangan hidup. Menurutnya, kestabilan pekerjaan menjadi salah satu hal utama yang wajib dimiliki seseorang.

"Kriteria khusus... apa ya? Punya pekerjaan yang tetap ya. Karena kan ini buat perempuan-perempuan di luar sana yang mungkin belum menikah atau sudah menikah tapi belum belajar ya. Karena kan ada yang sudah pernah menikah tapi habis itu kayak melakukan kesalahan yang sama lagi dan lagi gitu loh," papar Kimberly.

Ia berharap perempuan lain tidak mengulang kesalahan yang sama dalam memilih pasangan. Menurut Kimberly, penghormatan atas jerih payah orang tua juga harus jadi pertimbangan sebelum menerima seseorang.

"Kita harus ketemu orang yang oke, kita lihat dari orang tua kita sudah ngebesarin kita segitu lelahnya, segitu mahalnya, jangan sampai kita downgrade. Sebisa mungkin jangan sampai begitu karena takutnya nantinya ke depannya walaupun kita cinta banget nih, tapi setelah menikah itu kan cintanya akan menurun," katanya.

"Yang ada, yang tersisa adalah rasa hormat kita, pertemanan kita sama pasangan kita. Terus jangan sampai kita ke depannya itu malah punya banyak rasa penyesalan kayak 'Kok begini sih? Kok dulu lo begini tapi sekarang begini sih?'. Yang penting ada pertemanannya di situ, ada rasa hormatnya di situ," lanjutnya.

Sempat Temui Pria Red Flag

Kimberly turut mengungkap sempat menemukan sosok dengan tanda red flag sebelum akhirnya dekat dengan pasangannya saat ini. Salah satu yang jadi perhatiannya adalah cara seseorang memperlakukan calon istri.

"Ada yang mungkin dia merasa... apa ya? Ada yang jabatannya mungkin bagus tapi dia mungkin belum ngerti gimana cara memperlakukan seorang istri. Misalkan dia terlalu 'Oh nanti kalau kita nikah aku masih akan mengutamakan ibu aku'," ucap Kimberly.

Menurut Kimberly, sikap semacam itu justru menjadi alasan sebuah hubungan sulit dilanjutkan meski ia sendiri tak keberatan jika pasangannya dekat dengan keluarga. "Susah kalau kayak gitu kayak... karena memang iya kayak aku, aku sih masih akan mendorong supaya dia berbakti sama orang tua, supaya dia dekat sama ibunya, apa segala macam," ujarnya.

"Saya tidak ada masalah dengan itu sama sekali. Cuma kalau misalkan dia masih akan mengutamakan ibunya, pola pikirnya masih begitu, susah sih. Jangan sampai downgrade," pungkas Kimberly Ryder.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Nikita Willy Tunjukkan Buku Favorit Issa dan Nael, Jadi Rutinitas Sebelum Tidur

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |