Josh Groban Kembali ke Jakarta Setelah 10 Tahun, Rayakan Hari Kasih Sayang Berbalut Orkestra

2 weeks ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Josh Groban kembali menggelar konser tunggal di Indonesia setelah sekitar sepuluh tahun absen. Penyanyi asal Amerika Serikat itu membawa rangkaian GEMS World Tour 2026 ke Jakarta pada 15 Februari 2026 di Grand Ballroom The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, Jakarta Selatan. Konser ini menjadi salah satu pemberhentian penting dalam tur globalnya yang mencakup sejumlah kota di Asia, Eropa, hingga Timur Tengah.

Berbeda dari konsep konser arena berskala besar yang identik dengan produksi megah, konser di Jakarta dirancang dengan pendekatan yang lebih intim. Groban tampil dengan format orkestra dan didukung puluhan musisi, menghadirkan aransemen megah namun terasa personal. Konsep ini sejalan dengan karakter vokalnya yang kuat di ranah pop klasik dan musikal teater, di mana kekuatan emosi dan kedalaman interpretasi menjadi fokus utama pertunjukan.

Promotor Color Asia Live menghadirkan pertunjukan ini sebagai pengalaman musikal yang lebih dekat dengan penonton, bukan sekadar pertunjukan hits. Tata panggung dan pilihan venue ballroom mempertegas nuansa eksklusif.

Jakarta menjadi salah satu kota Asia yang dipilih dalam fase awal tur, menandakan pasar Indonesia masih dianggap signifikan bagi Groban. Antusiasme penggemar terlihat sejak pengumuman konser, mengingat namanya sudah lama dikenal lewat lagu-lagu balada yang konsisten diputar di berbagai platform dan panggung internasional.

Duet dengan Raisa Bawakan “All I Ask of You”

Salah satu momen yang paling disorot dalam konser Jakarta adalah kolaborasi Josh Groban dengan Raisa. Keduanya membawakan “All I Ask of You”, lagu duet romantis dari musikal The Phantom of the Opera. Lagu ini dikenal sebagai salah satu lagu yang paling emosional dalam repertoar teater musikal modern.

Secara historis, Groban pernah membawakan lagu tersebut bersama Kelly Clarkson dalam versi konser yang populer di kalangan penggemar. Di Jakarta, aransemen lagu tetap mempertahankan nuansa orkestra megah, namun dengan sentuhan karakter vokal Raisa yang lembut. Perpaduan warna suara keduanya menghasilkan dinamika yang kuat, terutama pada bagian klimaks lagu.

>Kolaborasi ini sangat ditunggu tunggu oleh penggemar. Lagu yang dipilih memang selaras dengan konsep konser yang mengusung tema cinta dan sentuhan musikal teater. Penonton merespons hangat, dengan tepuk tangan panjang begitu duet itu berakhir.

Konser digelar sehari setelah perayaan Hari Valentine, momentum yang memperkuat positioning acara sebagai pertunjukan bernuansa cinta dan refleksi. Materi promosi menekankan pengalaman menikmati lagu-lagu cinta dalam suasana ballroom yang elegan dan eksklusif. Pilihan tanggal ini bukan kebetulan. Repertoar Groban selama ini memang identik dengan balada emosional dan lagu bertema hubungan, kehilangan, serta harapan. Dengan setting orkestra langsung dan pencahayaan hangat, konser diarahkan menjadi pengalaman yang personal bagi pasangan maupun penonton individu. Pendekatan tersebut terlihat dari pemilihan lagu-lagu yang sarat makna romantis dan nostalgia. Atmosfer konser terasa tenang namun intens, jauh dari kesan festival atau konser pop energik. Format ini mempertegas citra Groban sebagai penyanyi yang mengandalkan kualitas vokal dan kedalaman interpretasi, bukan sekadar produksi panggung spektakuler.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |