James Van Der Beek Sempat Curhat Mengenai Kematian Saat Berjuang Hadapi Kanker Kolorektal

2 weeks ago 19

Liputan6.com, Jakarta - James Van Der Beek, aktor yang dikenal luas lewat serial Dawson’s Creek di era 90-an dan 2000-an, meninggal pada Rabu (11/2/2026) waktu setempat pada usia 48 tahun setelah berjuang melawan kanker kolorektal stadium 3 yang ia derita sejak 2023.

Dilansir dari People.com, Van Der Beek pertama kali mengumumkan diagnosisnya secara publik pada November 2024 setelah sebelumnya menjaga privasi soal kesehatannya. Dekat dengan keluarganya, terutama istri dan keenam anaknya, ia mencoba menjalani hari-hari penuh makna meski kondisi fisiknya terus menurun hingga akhir hayatnya.

Perjuangan Van Der Beek terhadap kanker bukan hanya soal medis tapi juga soal batin. Dalam berbagai wawancara sebelum meninggal, ia berbicara blak-blakan tentang shock dan ketakutan pertama kali mendengar diagnosis itu.

“Saya rasa saya sedikit shock,” katanya dalam wawancara terakhirnya pada Desember 2025 kepada Today Show. Ia melanjutkan, “Tapi pada saat yang sama saya berpikir, ‘Ini akan jadi hal terbaik yang pernah terjadi pada saya.’” Van Der Beek mengaku diagnosis itu memaksa dia memperlambat hidupnya, mengevaluasi ulang gaya hidup, dan akhirnya membawa perubahan yang ia sebut sebagai “perjalanan cinta pada diri sendiri.”

Menghadapi Kesadaran Tentang Kematian

Selama kampanye kesadarannya soal kanker, Van Der Beek tidak menghindar dari bicara tentang kematian dan bagaimana ia berdamai dengannya. Dilansir dari E! News, dalam sebuah video Instagram pada ulang tahunnya yang ke-48, ia berkata, “Tahun ini saya harus melihat kematian saya sendiri di mata… saya datang hidung ke hidung dengan kematian.”

Ia menyatakan bagaimana penyakit itu merontokkan label-label yang selama ini ia identifikasi pada dirinya, seperti aktor, suami, atau ayah, dan membuatnya mempertanyakan siapa dirinya tanpa semua itu. Jawaban yang ia temukan adalah keyakinan pada cinta dan keberadaan sendiri.

Pesan untuk Orang Lain dan Kesadaran Dini

Van Der Beek juga berharap perjuangannya bisa memberi pelajaran bagi orang lain. Dalam wawancara dengan USA Today dan penampilan publiknya, ia menekankan pentingnya pemeriksaan dini meskipun tidak ada gejala yang jelas. Ia mengatakan bahwa sebelum diagnosanya, ia merasa sehat dan tidak mengira bahwa gejala awalnya akan menjadi sesuatu yang serius. Ia berharap cerita dan pengalamannya bisa mendorong orang lain untuk lebih cepat melakukan skrining kesehatan sebelum terlambat.

Kepergian James Van Der Beek menyisakan duka bagi industri hiburan dan para penggemarnya di seluruh dunia. Sosok yang memulai karier sejak remaja itu tetap dikenang bukan hanya lewat karya-karyanya, tetapi juga lewat keterbukaan dan pelajaran hidup yang ia tinggalkan menjelang akhir hayatnya.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |