Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengirim surat ucapan selamat Mojtaba Khamenei usai ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, menggantikan mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.
Surat itu disampaikan Megawati saat menerima Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi beberapa waktu lalu.
"Ini adalah surat kedua, saya merasa gembira bahwa karena Iran sekarang sudah punya pemimpin kembali," kata Megawati dalam keterangn tertulis, Minggu (15/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam surat yang dibagikan ke awak media, Megawati mengucapkan selamat atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran melalui keputusan rapat demokratis dari 88 anggota Majelis Pakar.
Megawati menyebut pemilihan itu berlangsung di tengah tantangan dan situasi yang tidak sepenuhnya kondusif, namun Yang Mulia telah mampu mendapatkan kepercayaan besar dari para ulama dan rakyat Iran.
"Pemilihan ini menjadi saksi nyata atas kepemimpinan, kecakapan, kedalaman ilmu, dan keteguhan Yang Mulia sehingga mampu menembus sekat-sekat perbedaan dan menyatukan kepemimpinan Iran," kata dia dalam surat tersebut.
Megawati turut menyinggung sosok ayahnya, Bung Karno yang merupakan proklamator sekaligus presiden ke-1 RI. Ia menyebut Bung Karno selalu menekankan pentingnya persatuan nasional, kemandirian bangsa, dan kokoh di dalam mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa.
Menurutnya, Bung Karno dalam seluruh sejarah perjuangannya terus menghimpun persaudaraan bangsa-bangsa Asia, Afrika, dan Amerika Latiin guna membangun tata dunia baru dengan membebaskan diri terhadap segala bentuk imperialisme dan kolonialisme.
Perjuangan tersebut, lanjut dia, dibangun melalui Konferensi Asia Afrika tahun 1955, Gerakan Non Blok tahun 1961, Konferensi Anti Pangkalan Militer Asing tahun 1965, dan Conference of the New Emerging Forces (Conefo) tahun 1965.
"Dalam pandangan saya, seluruh pemikiran geopolitik Bung Karno tersebut sebagai upaya nyata mewujudkan kesetaraan, keadilan, dan disertai visi yang begitu kuat bagi perdamaian dunia," ucap Megawati.
Melihat berbagai persoalan yang dihadapi oleh rakyat dan bangsa Iran saat ini, Megawati berpandangan bahwa rekam jejak sejarah peradaban bangsa Iran yang begitu panjang telah membentuk karakter dan semangat juang yang luar biasa.
Bahkan, kata dia, di tengah berbagai tekanan dan sanksi ekonomi yang berlangsung begitu lama, bangsa Iran mampu hadir sebagai bangsa yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan atau yang dikenal dengan Trisakti Bung Karno.
"Dengan pertimbangan tersebut, saya berkeyakinan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Yang Mulia dapat melanjutkan jejak para pemimpin revolusi Republik Islam Iran terdahulu yang memiliki pandangan yang sama dengan pemikiran Bung Karno, khususnya di dalam perjuangan menegakkan keadilan global, menolak tunduk pada kekuatan neo imperialisme, serta menjunjung tinggi martabat dan kedaulatan bangsa," tuturnya.
Megawati mengatakan sebagai bangsa, dirinya meyakini bahwa dunia sejatinya harus dibangun di atas prinsip hidup bersama secara damai (peaceful co-existence), kesetaraan, keadilan, serta kemanusiaan tanpa sekat. Prinsip tersebut merupakan cerminan dari falsafah dan ideologi bangsa kami, Pancasila, serta termaktub dalam konstitusi kami.
"Bangsa kami selalu percaya bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh karenanya penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Nilai-nilai inilah yang membentuk sikap kami untuk tidak tinggal diam terhadap berbagai bentuk penindasan dan imperialisme baru," ujarnya.
Kata Megawati, dalam pidatonya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 1960 berjudul 'To Build the World Anew', Bung Karno pernah memperingatkan dunia bahwa imperialisme belumlah mati, sebab ia akan selalu hadir dalam watak dan corak yang berbeda.
Bung Karno juga menegaskan pentingnya revitalisasi PBB agar bisa menjadi lembaga dunia yang berwibawa, mampu menegakkan keadilan, serta menjadi wadah yang setara bagi negara-negara di dunia.
Atas dasar itu, Megawati berharap PBB dapat memainkan peranan aktifnya untuk menjunjung tinggi harkat kemanusiaan dengan menghentikan segala bentuk invasi sepihak, menghargai kedaulatan negara-negara merdeka, serta menyelesaikan konflik melalui mekanisme dialog yang konstruktif.
"Sudah saatnya PBB mengambil peran yang sentral melalui dukungan negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang telah lama merindukan dunia yang damai bebas dari segala bentuk penghisapan," kata dia.
"Sebab kita semua adalah umat manusia yang satu, yang menghuni planet bumi yang sama, dan diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Dunia yang berkeadilan seperti itulah yang saya yakini dapat menyatukan visi kita bersama," sambungnya.
Di akhir suratnya, Megawati kembali mengucapkan selamat atas jabatan yang kini diemban Mojtaba Khamenei. Kata dia, Motjaba Khamanei telah mendapat kepercayaan dan tantangan besar telah menantinya.
"Selanjutnya perkenankanlah saya menyampaikan doa yang tulus agar Yang Mulia senantiasa memperoleh kekuatan, kebijaksanaan, dan bimbingan Ilahi untuk membawa Iran keluar dari krisis, menuntun bangsa Iran menuju kemajuan yang berkeadilan dan bermartabat, serta membangun dunia yang lebih damai dan konstruktif bagi seluruh umat manusia," pungkasnya.
(dis/gil)
Add
as a preferred source on Google

9 hours ago
4




























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440546/original/019398900_1765437120-Vivo_X200_Ultra.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5449618/original/001686900_1766099380-Steam_Winter_Sale_2025_01.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432645/original/060825700_1764818395-YouTube_Recap_2025_01.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429570/original/054081400_1764606003-MV5BMDAxOWRmNjMtYWZkOS00YzIxLTgxMDktNjhjOThhY2QxZjM3XkEyXkFqcGc_._V1_FMjpg_UY1995_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426068/original/091035700_1764253361-WhatsApp_Image_2025-11-27_at_7.13.00_PM.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417477/original/023507800_1763534909-google-gemini-3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5294447/original/065942700_1753404869-omid-armin-AGRtDoZlpYw-unsplash__1_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417262/original/092794200_1763526594-cloudflare-outage.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431956/original/014866300_1764751840-Apple_Hari_Disabilitas_Internasional_2025_01.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307781/original/080682700_1754481117-Ro.jpg)
