Liputan6.com, Jakarta - Tahun 2026 akan dibuka dengan suguhan fenomena astronomi yang memukau, yakni hujan meteor Quadrantid. Meskipun dikenal sebagai salah satu hujan meteor terkuat, pengamatan di Indonesia memiliki tantangan tersendiri.
Dilansir dari laman EarthSky (3/1), hujan meteor Quadrantid akan berlangsung dari 26 Desember 2025 hingga 16 Januari 2026. Fenomena langit ini akan mencapai puncaknya pada dini hari 4-5 Januari 2026 dan dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia.
Hujan meteor Quadrantid merupakan salah satu peristiwa langit tahunan yang paling dinanti, namun juga paling sulit diamati karena puncaknya yang sangat singkat. Fenomena ini menawarkan kesempatan langka bagi para pengamat langit untuk menyaksikan meteor-meteor terang, bahkan bola api, melintas di atmosfer Bumi.
Para pecinta astronomi di Indonesia diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengamati fenomena ini. Meskipun cahaya Bulan Purnama akan menjadi penghalang utama, dengan strategi pengamatan yang tepat, pengalaman menyaksikan hujan meteor Quadrantid 2026 tetap dapat menjadi momen yang tak terlupakan.
Mengenal Hujan Meteor Quadrantid: Fenomena Langit Awal Tahun
Hujan meteor Quadrantid adalah salah satu hujan meteor tahunan terbaik yang puncaknya terjadi setiap awal Januari. Berbeda dengan hujan meteor lain yang puncaknya bisa bertahan hingga dua hari, periode puncak Quadrantid sangat singkat, seringkali hanya berlangsung beberapa jam. Pada kondisi ideal, hujan meteor ini dapat menghasilkan antara 60 hingga 200 meteor per jam. Meteor-meteor Quadrantid dikenal karena kecerahannya dan kecepatannya, bahkan seringkali menghasilkan bola api (fireball) yang mencolok di langit malam.
Nama "Quadrantid" berasal dari konstelasi yang sekarang sudah tidak ada, yaitu Quadrans Muralis, yang pernah menempati wilayah antara rasi bintang Bootes dan Draco. Saat ini, titik radian (titik asal kemunculan meteor) hujan meteor ini berada di konstelasi Bootes. Sumber utama hujan meteor Quadrantid adalah asteroid 2003 EH1, yang diyakini sebagai komet mati atau "komet batuan" yang telah kehilangan sebagian besar esnya.
Asteroid 2003 EH1 menyelesaikan satu orbit Matahari setiap 5,5 tahun, dan Bumi melintasi jejak debu yang ditinggalkannya, menyebabkan terjadinya hujan meteor ini. Kecepatan meteor Quadrantid saat memasuki atmosfer Bumi mencapai sekitar 40-41 kilometer per detik. Meskipun meteor-meteor ini umumnya redup, puncaknya yang intens menjadikannya fenomena yang menarik untuk diamati.
Waktu dan Visibilitas Puncak Meteor Quadrantid 2026 di Indonesia
Puncak hujan meteor Quadrantid 2026 diperkirakan terjadi pada dini hari Sabtu, 4 Januari 2026. Waktu terbaik untuk mengamati fenomena ini di Indonesia adalah sekitar pukul 02.00 hingga 05.00 WIB.
Secara global, puncak hujan meteor Quadrantid diperkirakan terjadi sekitar pukul 21:00 GMT pada 3 Januari 2026. Jika dikonversi ke Waktu Indonesia Barat (WIB), ini berarti sekitar pukul 04:00 WIB pada 4 Januari 2026. Untuk Waktu Indonesia Tengah (WITA), puncaknya sekitar pukul 05:00 WITA pada 4 Januari 2026, dan untuk Waktu Indonesia Timur (WIT), puncaknya sekitar pukul 06:00 WIT pada 4 Januari 2026.
Meski demikian, intensitas maksimum hujan meteor Quadrantid hanya terjadi dalam beberapa jam saja, berbeda dengan hujan meteor lainnya. Hal ini menuntut ketepatan waktu pengamatan agar tidak melewatkan momen terbaik. Meskipun dapat diamati dari seluruh Indonesia, pengamat di belahan Bumi selatan mungkin tidak akan melihat sebanyak pengamat di belahan Bumi utara.
Tantangan Pengamatan: Bulan Purnama dan Posisi Radiant
Pengamatan hujan meteor Quadrantid pada tahun 2026 akan menghadapi tantangan signifikan karena bertepatan dengan fase Bulan Purnama. Bulan Purnama pertama tahun 2026, yang dikenal sebagai "Wolf Moon" atau Bulan Serigala, akan terjadi pada 3 Januari 2026. Cahaya terang dari Bulan Purnama ini akan secara signifikan mengganggu visibilitas meteor-meteor yang lebih redup, sehingga hanya meteor paling terang atau bola api yang berpeluang terlihat.
Para ahli astronomi memperkirakan bahwa intensitas cahaya bulan akan menutupi sebagian besar kilatan meteor, sehingga jumlah meteor yang terlihat per jam kemungkinan akan turun drastis. Selain itu, posisi radiant Quadrantid yang berada relatif rendah di langit utara jika diamati dari Indonesia (yang berada di belahan Bumi selatan secara astronomis) akan membatasi jumlah meteor yang dapat teramati dengan mata telanjang. Hujan meteor ini memang lebih optimal diamati dari belahan Bumi utara.
Kondisi ini membuat pengamatan Quadrantid menjadi lebih menantang, bahkan bagi para pengamat yang berdedikasi. Namun, bukan berarti tidak mungkin untuk menyaksikan fenomena ini. Dengan persiapan yang matang dan pemahaman akan tantangan yang ada, pengamat di Indonesia masih memiliki kesempatan untuk menikmati keindahan beberapa meteor terang.

1 month ago
29
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4908069/original/097986900_1722598506-Samsung_Galaxy_Watch_7_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518620/original/039243900_1772513915-Motorola_Razr_Fold_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518337/original/083240000_1772505808-tempo-35.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5386772/original/024539100_1761023031-My-Younger-Self-Galaxy-Z-Flip7-04.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517536/original/015058500_1772431654-sjcam_c100_.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517498/original/099065000_1772430578-lrmexport2484898547154820201116121832062-copy-61.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517711/original/081796500_1772437376-v50-x.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485870/original/083198800_1769566960-Fitur_Blur_Android_17.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494185/original/039916200_1770280085-Meizu1.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307914/original/053150700_1754499577-Galaxy_A17.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516737/original/005401100_1772344425-Vivo_V70_dan_V70_FE_Siap_Debut_di_Indonesia_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5516062/original/038387900_1772251423-BeautyPlus-OBJECT-REMOVER-1772200269067.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5513593/original/007745700_1772029965-Galaxy_S26__Galaxy_S26_Plus__Galaxy_S26_Ultra_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5516358/original/009775800_1772284860-ChatGPT_Bisa_Bantu_Apa_Saja_Saat_Ramadan__Ini_3_Tips_Praktisnya_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448518/original/063347600_1766032456-Samsung_Galaxy_Buds_3_Pro_1.webp)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515908/original/097829100_1772217797-Menkomdigi_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2738209/original/095781400_1551162420-iStock-952414660.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515494/original/073830300_1772177873-1_-_Snapdragon_8_Elite_Gen_5_for_Galaxy.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440546/original/019398900_1765437120-Vivo_X200_Ultra.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402499/original/069636700_1762248895-ClipDown.com_568671501_18545587594054071_6278094954927871767_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432645/original/060825700_1764818395-YouTube_Recap_2025_01.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5449618/original/001686900_1766099380-Steam_Winter_Sale_2025_01.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417477/original/023507800_1763534909-google-gemini-3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5294447/original/065942700_1753404869-omid-armin-AGRtDoZlpYw-unsplash__1_.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417262/original/092794200_1763526594-cloudflare-outage.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426068/original/091035700_1764253361-WhatsApp_Image_2025-11-27_at_7.13.00_PM.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429570/original/054081400_1764606003-MV5BMDAxOWRmNjMtYWZkOS00YzIxLTgxMDktNjhjOThhY2QxZjM3XkEyXkFqcGc_._V1_FMjpg_UY1995_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431956/original/014866300_1764751840-Apple_Hari_Disabilitas_Internasional_2025_01.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307781/original/080682700_1754481117-Ro.jpg)