Eksklusif Rizal Mantovani: Garap Sekuel Film Kuasa Gelap, Belajar Pengusiran Setan ke Romo Robini

6 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Bagi Rizal Mantovani, genre horor bukan “barang” baru. Pasalnya, 25 tahun silam, ia melahirkan horor legendaris Jelangkung bareng Jose Purnomo yang jadi salah satu titik balik kebangkitan film Indonesia. Seperempat abad lewat sudah. Kini, Rizal Mantovani kembali dalam Kuasa Gelap: Perjanjian Darah alias Kuasa Gelap 2. Inilah sekuel Kuasa Gelap yang dirilis tahun 2024 dan meraup 1,4 jutaan penonton. Sebelum syuting film horor berbasis ajaran Katolik ini, Rizal Mantovani konsultasi dengan Romo Robini soal ritual pengusiran setan.

“Saya tertantang karena ini horor Katolik sementara saya Muslim. Ini memberi semangat baru. Saya terima ‘beban’ ini. Bukan hanya karena jilid perdananya ditonton hampir 1,5 juta orang. Saya anggap ini beban yang ditransformasikan menjadi semangat (berkarya),” katanya kepada Showbiz Liputan6.com dalam wawancara eksklusif via telepon, Kamis (26/3/2026) malam.

Terang-terangan Rizal Mantovani mengaku bagian paling menantang dalam fase praproduksi Kuasa Gelap: Perjanjian Darah yakni memahami liturgi dan detail pengusiran setan menurut iman Katolik. Ada banyak romo di Tanah Air, mengapa Romo Robini yang diajak diskusi? Rupanya, tak semua romo dapat mandat langsung dari Vatikan untuk mengerjakan pengusiran setan. Di Indonesia, hanya ada dua. Romo Robini salah satunya.

Selama proses produksi, Rizal Mantovani dikawal orang-orang yang paham ajaran Katolik. “Pertama, produser Robert Ronny. Dalam riset saya dipertemukan dengan Romo Robini, satu dari dua orang romo yang dapat izin Vatikan untuk melakukan eksorsisme,” tutur Rizal Mantovani.

Rizal Mantovani dan Romo Robini

Romo Robini inilah yang menginspirasi lahirnya tokoh Romo Rendra (Lukman Sardi). Dalam Kuasa Gelap 2, Lukman Sardi bertemu lagi dengan Jerome Kurnia, pemeran Romo Thomas. Dengan Lukman Sardi, Rizal Mantovani pernah bebepara kali bekerja sama.

Pertama, lewat film Fire Gate: Gerbang Neraka (2017). Tahun lalu, keduanya berkolaborasi lagi dalam film Elang. Rizal Mantovani menyebut, dua bintang utama Kuasa Gelap: Perjanjian Darah adalah aktor kaliber Piala Citra. Adalah kekormatan bisa bekerja sama lagi dengan Lukman Sardi.

Keuletan Mengulik Karakter

“Yang khas darinya, keuletan mengulik karakter. Ia kerap memberi masukan ke sutradara dan produser. Soal look, bagaimana Rendra memandang hidup dan konflik, latar belakang Rendra turut menentukan keputusan-keputusan besar dalam cerita,” Rizal Mantovani menyambung.

Begitu juga dengan Jerome Kurnia dengan segala perspektifnya. Intisari Kuasa Gelap: Perjanjian Darah versi Rizal Mantovani yakni dua tokoh yang (tampak dari luar) berjalan ke satu titik tapi ternyata bergulir ke titik lain. Ini akan memberi kejutan kepada para penonton.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |