Ratu Sofya Lelah Berkonflik, Minta Masalah Keluarganya Tak Jadi Konsumsi Publik

4 hours ago 8

Jadi intinya...

  • Ratu Sofya lelah konflik keluarga dua tahun yang kini jadi konsumsi publik.
  • Ia kecewa masalah pribadinya diseret pihak ketiga dan menjadi konsumsi publik.
  • Penasihat hukum meminta penghentian label negatif yang merugikan reputasi Ratu.

Liputan6.com, Jakarta - Aktris Ratu Sofya tidak mampu menyembunyikan rasa lelah membicarakan mengenai konflik panjang yang melibatkan dirinya dengan keluarga. Masalah yang bersifat internal ini kini meledak ke publik dan menjadi beban baginya.

Ratu Sofya mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung sejak lama. Ia juga mengaku sudah berusaha mencari penyelesaian, namun tidak juga membuahkan hasil.

"Kalau pekerjaan terganggu sudah pasti, karena ini sudah berjalan hampir kurang lebih dua tahun ya sebenarnya permasalahan keluarga ini," kata Ratu Sofya di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5/2026).

"Saya sudah berusaha untuk menyelesaikan, tapi tidak bisa diselesaikan. Kalau ditanya capek, sudah pasti capek," ia menyambung.

Ratu merasa kecewa masalah pribadinya diseret-seret pihak ketiga dan menjadi konsumsi publik. Ia menegaskan pilihannya untuk menutup rapat pintu komunikasi terkait urusan keluarga dengan media.

"Itu masalah pribadi ya, Kak. Maksudnya itu ini sebenarnya masalah PH yang sudah bercampur dengan masalah keluarga. Jadi, aku harap sih masalah keluarga aku harus selesaikan sendiri aja, aku bisa selesaikan sendiri," kata Ratu.

Permintaan Penasihat Hukum Ratu Sofya

Penasihat hukum Ratu Sofya, M. Risvan, juga menyoroti dampak yang dialami kliennya akibat pemberitaan yang dianggap menyudutkan. Ia meminta agar semua pihak berhenti memberikan label negatif kepada kliennya sebagai anak yang tidak berbakti.

"Karena klien kami ini pressure-nya bukan hanya terkait mengenai film, ada dari urusan pribadi dan sebagainya. Ketika dicampuradukkan dengan seolah klien kami mau somasi ibunya kan, menjadi menyerang psikis klien kami, gitu," papar Risvan.

Reputasi Ratu Sofya

Dede Rahmat yang juga bagian penasihat hukum Ratu menambahkan bahwa kliennya sudah menunjukkan itikad baik untuk tetap profesional. Ia menyayangkan langkah PT HAS Pictres yang seolah-olah melakukan pembunuhan karakter terhadap kliennya.

"Dan itu sangat merugikan bagi reputasi klien kami, seperti itu. Jadi, kami sangat menyayangkan hal-hal seperti itu, karena ini sudah menjadi konsumsi publik, publik telah mengetahui bahwa klien kami mensomasi orang tuanya seperti itu," pungkas Dede Rahmat.

Saksikan Sinetron Beri Cinta Waktu Episode Senin 25 Mei Pukul 20.00 WIB di SCTV.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |