Bocoran Kamera iPhone 18 Pro Series, Bisa Gonta-ganti Aperture?

3 weeks ago 22

Liputan6.com, Jakarta - iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dirumorkan akan membawa fitur aperture variable untuk pertama kalinya dalam sejarah iPhone, di mana pengguna bisa mengatur jumlah cahaya yang masuk ke sensor kamera.

Dalam kondisi minim cahaya, aperture dapat dibuka lebih lebar untuk menangkap cahaya lebih banyak. Sebaliknya, saat berada di tempat yang terang, apeture dapat dipersempit agar cahaya masuk tidak overexposed.

Pengaturan ini memberi pengguna kontrol lebih besar terhadap depth of field, yakni tingkat ketajaman subjek di latar depan dibandingkan dengan latar belakang.

Bocoran dari Analis

Pada 2024, analisis Ming-Chi-Kuo mengungkapkan kamera belakang utama kedua iPhone 18 Pro series akan hadir dengan fitur tersebut, sebagaimana dikutip dari MacRumors, Sabtu (14/2/2026).

Laporan terbaru pada Oktober 2025 menyebutkan, Apple saat ini tengah menyiapkan teknologi pengaturan kamera tersebut sekaligus membahas komponen pendukungan dengan para pemasok.

Jika rumor ini benar, maka iPhone 18 Pro series akan menjadi ponsel pertama Apple memiliki bukaan lensa bisa diatur secara fisik. Selama ini, perusahaan berbasis di Cupertino itu menggunakan sensor 48MP pada model Pro, mulai dari iPhone 14 Pro hingga 17 Pro.

Model tersebut tetap digunakan hingga iPhone 17 Pro, yang memiliki aperture tetap f/1.78, dengan lensa selalu terbuka penuh ketika memotret.

Samsung Siapkan iPhone 18 Pro Series

Sebelumnya, Samsung menghadirkan kamera dengan aperture variabel pada model Galaxy S9 dan Galaxy S10 pada tahun 2018 dan 2019.

Namun, karena penerapan aperture variabel membuat bodi perangkat menjadi lebih tebal dan biaya produksi meningkat, sehingga harga jual Galaxy S9 dan Galaxy S10 menjadi lebih tinggi. Akhirnya, Samsung memutuskan menghentikan fitur ini pada 2020.

Kini, setelah Apple dirumorkan akan menghadirkan fitur serupa, Samsung dilaporkan tengah meminta beberapa mitra pengembang modul kamera untuk membuat sampel aperture variabel sesuai spesifikasi perusahaan.

Fitur ini masih berada pada tahap pengembangan awal dan dalam tahap akhir pengujian, meski belum ada konfirmasi resmi. Namun, laporan menyebut Samsung bertekad untuk menghadirkannya.

Samsung menilai dengan penambahan fitur aperture variabel sebagai langkah penting untuk meningkatkan daya saing kamera, menggantikan koreksi perangkat lunak dengan solusi meningkatkan perangkat keras yang lebih canggih.

Perusahaan asal Korea Selatan ini berharap investasi dalam teknologi ini diharapkan membawa dua keuntungan utama, yaitu body yang lebih ramping biaya produksi yang menurun seiring waktu.

Langkah Samsung ini dipandang sebagai respons terhadap Apple, yang diperkirakan akan menghadirkan kamera aperture variabel pertamanya pada iPhone 18 Pro musim gugur mendatang

iPhone 18 Pro Max bakal Ditopang Baterai 5.200 mAh, Lebih Besar dari Samsung Galaxy S26 Ultra

Sebelum persaingan aperture variabel antara Samsung dan iPhone, kedua perusahaan bersaing di sektor daya tahan baterai. 

Pada peluncuran iPhone 17 Pro tahun lalu berhasil mengubah persepsi mengenai pembaruan terbatas pada ponsel andalan Apple. Meski iPhone 17 Pro dan 17 Pro Max hanya membawa perubahan kecil, namun perubahan tersebut cukup membuat kedua perangkat tersebut menjadi seri terlaris pada penjualan kuartal lalu.

Salah satu keunggulan yang paling menonjol dari iPhone 17 Pro yaitu daya tahan baterai yang lebih lama. Sementara itu, Samsung masih mendapat kritik serupa karena kamera dan baterai pada varian Galaxy Ultra hampir tidak berubah selama empat periode terakhir.

Kehadiran Galaxy S26 Ultra bisa membuat ketertinggalan ini semakin terasa, apalagi jika Apple berhasil melampaui performa perangkatnya.

Pembocor informasi ternama, Digital Chat Station, memberi sinyal bahwa Apple tengah menyiapkan peningkatan signifikan pada sektor baterai untuk iPhone generasi terbaru. 

Meski Apple tidak pernah mengungkap kapasitas baterai iPhone secara resmi, bocoran yang beredar mengindikasikan angka yang lebih besar dari perkiraan sebelumnya. Kapasitas tersebut disebut melampaui perkiraan 4.823 mAh dan 5.088 mAh untuk model dengan dan tanpa SIM fisik.

Menariknya, angka ini juga diklaim lebih tinggi dibandingkan baterai 5.000 mAh yang disebut akan tetap digunakan pada Samsung pada Galaxy S26 Ultra, kapasitas yang disebut masih sama seperti yang digunakan Galaxy S20 Ultra sejak dirilis pada 2020.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |