Banjir Sumatra Picu Trending #PrayForSumatra di X, Warganet Unggah Update Bencana dan Kirim Doa

2 days ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera, terutama bagian utara, Rabu (26/11/2025). Cuaca ektreme mengguyur kawasan tersebut sejak Senin membuat debut air naik tajam, tanggul meluap, dan tanah bergeser di beberapa titik.

Tak butuh waktu lama, berbagai unggahan tentang kondisi dan video menampilkan gelondongan kayu terbawa arus banjir, jembatan putus, hingga muncul dua ekor harimau ke pemukiman banjir di media sosial (medsos) turut menjadi sorotan akibat habitatnya ikut terendam.

Pantauan Tekno Liputan6.com, tagar #PrayForSumatra pun langsung menempati trending topik di platfrom media sosial X (dulunya Twitter). Sekitar 78,5 ribuan unggahan memakak tagar tersebut.

Doa, kalimat penyemangat, hingga informasi kondisi lapangan terus mengalir dari warganet di berbagai daerah. Perbincangan soal banjir paling ramai dibicarakan di wilayah Sibolga, Padang, dan Aceh. Berikut adalah beberapa cuitan warganet terkait banjir bandang di Sumatera.

“Stay safe semuanya, semoga kalian segera dapat tempat yang aman. #PrayForSumatera #AllEyesOnSumatera,” cuit @noa***

“Semoga teman-teman dan rekan-rekan sekalian selalu dikuatkan dalam kondisi saat ini. dan semoga mereda dan selalu sehat untuk rekan-rekan semua. #PrayForSumatera,” tutur @TB***

“Turut mendoakan untuk teman-teman yang berada di Sumatera dan terdampak bencana banjir. Semoga keadaan lekas pulih. #PrayForSumatera,” ucap @vin***

Bukan hanya doa dan harapan banjir segera surut, warganet juga mendesak pemerintah untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan bantuan kepada warga Sumatera yang terdampak. 

“Banjir boleh saja terjadi akibat derasnya curah hujan. Namun munculnya kayu gelondongan yang merusak fasilitas umum dan rumah warga harus diusut sumbernya.#PrayForSumatera,” tulis @Urr***

“Pemerintah pusat masih belum menetapkan status “bencana nasional”, stop bahas tumbler, stop bahas gosip artis. Yuk bantu saudara-saudara kita. #PrayForSumatera,” ungkap @gim***

5 Tower SUTT Roboh Diterjang Banjir di Aceh, PLN Kirim Tim Bangun Tower Darurat

PT PLN (Persero) mencatat ada lima tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV di Aceh yang terdampak banjir bandang. Empat tower sutet di antaranya roboh dan satu lainnya rusak.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi Aceh, Lukman Hakim, menyampaikan lima tower terdampak itu ada di wilayah Kabupaten Bireueun, Aceh. PLN bergerak cepat untuk membangun lima tower emergency dengan mengerahkan tim gabungan dari Sumatera Utara, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. 

"Kami memohon dukungan dan doa agar pekerjaan teknis di lapangan berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga pasokan listrik di Aceh dapat kembali normal secepat mungkin,” ujar Lukman, dalam keterangan yang diterima Liputan6.com, Kamis (27/11/2025).

Adapun, sejumlah material pendukung juga telah dimobilisasi dari Palembang, Lampung, Jambi, Pekanbaru, dan Padang untuk mempercepat penormalan sistem kelistrikan. PLN akan menyampaikan perkembangan pemulihan secara berkala melalui saluran informasi resmi PLN. 

Pelanggan yang membutuhkan informasi dapat memanfaatkan layanan 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123. “Dengan kerja keras dan doa masyarakat, PLN optimistis pasokan listrik di Aceh akan segera kembali andal,” kata Lukman.

Rusaknya lima tower SUTT ini mengganggu pasokan listrik di beberapa wilayah. Di antaranya, Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireun, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang dan Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, dan Aceh Singkil terganggu.

Banjir Sumatra: Ini Daftar Jaringan Telkomsel, XLSmart, dan Indosat yang Terdampak

Bencana banjir Sumatra dan tanah longsor yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga, Sumatra Utara, pada Rabu (26/11/2025), berdampak langsung terhadap layanan telekomunikasi di sejumlah daerah.

Ratusan Base Transceiver Station (BTS) dilaporkan tidak bisa beroperasi, sehingga sebagian masyarakat mengalami gangguan akses internet dan komunikasi seluler.

Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) yang telah berkoordinasi dengan PT Telekomsel, PT Indosat, dan PT XLSmart, mencatat total sebanyak 495 site terdampak atau sekitar 1,42 persen dari total 34.660 site yang tersebar di seluruh Provinsi Sumatra Utara.

Berikut daftar laporan gangguan layanan telekomunikasi Telkomsel, XLSmart, dan Indosat yang dikutip dari siaran resmi Komdigi, Kamis (27/11/2025), akibat bencana banjir dan longsor di Tapanuli Tengah dan Sibolga:

  • 3 site atau 0,05% dari total 5499 site eksisting di Kabupaten Deli Serdang,
  • 1 site atau 0,25% dari total 405 site eksisting di Kabupaten Humbang Hasundutan,
  • 23 site atau 13,07% dari 176 total site eksisting di Kabupaten Nias,
  • 12 site atau 9,92% dari 121 total site eksisting di Kabupaten Nias Barat,
  • 41 site atau 11,11% dari 369 total site eksisting di Kabupaten Nias Selatan,
  • 24 site atau 11,37% dari 211 total site eksisting di Kabupaten Nias Utara,
  • 1 site atau 0,22% dari 459 total site eksisting di Kabupaten Samosir,
  • 1 site atau 0,06% dari 1640 total site eksisting di Kabupaten Serdang Bedagai,
  • 53 site atau 9,03% dari 587 total site eksisting di Kabupaten Tapanuli Selatan,
  • 167 site atau 23,19% dari 720 total site eksisting di Kabupaten Tapanuli Tengah,
  • 21 site atau 2,77% dari 757 total site eksisting di Kabupaten Tapanuli Utara,
  • 47 site atau 16,15% dari 291 total site eksisting di Kabupaten Gunungsitoli,
  • 64 site atau 0,96% dari 6648 total site eksisting di Kota Medan,
  • 2 site atau 0,41% dari 483 total site eksisting di Kota Padang Sidempuan,
  • 35 site atau 26,52% dari 132 total site eksisting di Kota Sibolga.

Infografis Penanganan Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar. (Liputan6.com/Abdillah)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |