Baim Wong Cemas Dapat Cap Sutradara Horor, Kini Garap Drama Keluarga dan Jadikan Reza Rahadian Guru

10 hours ago 3

Jadi intinya...

  • Baim Wong menyutradarai film drama "Semua Akan Baik-Baik Saja" setelah sukses sebelumnya.
  • Baim ingin filmnya bermanfaat bagi keluarga dan memperbaiki hubungan rumah tangga.
  • Reza Rahadian mendukung penuh visi Baim dan memuji gaya penyutradaraan uniknya.

Liputan6.com, Jakarta - Baim Wong kembali membawa gebrakan baru di industri perfilman melalui pengumuman proyek ketiganya sebagai sutradara. Setelah sukses dengan karya sebelumnya, pria kelahiran tahun 1981 ini beralih ke genre drama dengan menghadirkan film Semua Akan Baik-Baik Saja.

Melalui proyek terbarunya, Baim Wong bertekad bertekad menghadirkan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memicu refleksi bagi penontonnya. Baim berharap karyanya bisa menjadi jembatan perbaikan hubungan rumah tangga.

"Sebenarnya takut dicap sutradara horor. Cita-cita dari dulu jadi sutradara yang bisa bikin film punya manfaat ke orang tapi yang beda," ungkap Baim Wong di Kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2026).

"Adanya film ini, konsep ini, pengin kita bercerita tentang keluarga, apa yang terjadi, sehingga kita bisa komunikasi," Baim Wong menyambung.

Langkah Baim beralih ke genre drama rupanya mendapat perhatian penuh dari aktor kawakan, Reza Rahadian. Pria yang telah membintangi puluhan film box office ini sangat memaklumi proses transisi sang sutradara yang penuh perhitungan.

"Dilihat dari awal mula Baim dirikan Tiger Wong bisa dibilang psychological thriller lah, kali ini sebagai sutradara. Terakhir saya nonton Sukma, terus Baim hubungin saya untuk main film drama," kata Reza.

Pujian dan Dukungan Reza Rahadian

Bagi Reza, menerima tawaran bermain di proyek ini bukanlah keputusan yang sulit untuk diambil. Aktor berusia 39 tahun tersebut menegaskan bahwa dirinya selalu siap memberikan dorongan penuh untuk kemajuan sahabatnya.

"Sebagai teman tidak ada kata lain selain support. Dan ketika ngobrol visi Baim clear. Dia udah tahu misinya apa. Tidak bikin kami pemain nebak-nebak ini mau ke mana. Jadi itu yang mempermudah sih. Jadi yang pertama support, kedua support, ketiga support," ucapnya.

Selama proses syuting berlangsung, sang aktor peraih Piala Citra ini menemukan gaya kerja yang unik dari sahabatnya tersebut. Ia mengamati bahwa ada teknik pendekatan visual yang cukup berbeda dan segar untuk standar film drama.

"Treatment filmnya kali ini Baim kan POV-nya Yudi Datau. Treatment dia memang agak beda. Dia lebih cepat capture moment. Dia bisa masukin orang tiba-tiba, intuisinya cepet banget," puji Reza Rahadian.

Reza Rahadian Jadi Mentor Dadakan

Di sisi lain, Baim Wong tidak malu mengakui bahwa dirinya masih terus belajar selama berada di belakang layar. Sadar Reza baru saja memenangkan penghargaan penyutradaraan, ia pun tak segan menjadikannya sebagai mentor dadakan di lokasi.

"Jadi di set saya tidak pungkiri saya sering tanya dia. Jadi adanya dia, dia director baru dan dia udah dapat piala. Kita tanya, 'Kalo diginiin bagus gak?'," kenang Baim.

Kekuatan Naskah Menurut Reza Rahadian

Lebih lanjut Reza memberikan pandangannya mengenai kekuatan utama dari naskah yang mereka eksekusi. Ia meyakini bahwa penonton akan merasakan kehangatan yang sama seperti yang dirasakan oleh para pemain.

"Ini adalah film keluarga yang dari awal membaca naskah clear banget. Meski ada satu anggota keluarga yang kadang berseberangan, pada akhirnya keluarga adalah tempat pulang," pungkas Reza Rahadian.

Potret Artis Bikin Kue Nastar Lebaran 2026, Ussy Sulistiawaty hingga Asmirandah

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |