Badan Pensiun Nasional Korsel Alami Gangguan Layanan, Banjir Telepon soal Heeseung eks Enhypen

21 hours ago 6

Jadi intinya...

  • Layanan Badan Pensiun Nasional Korea Selatan terganggu akibat protes penggemar K-Pop.
  • Penggemar memprotes kepergian Heeseung Enhypen, menargetkan NPS sebagai pemegang saham HYBE.
  • NPS menegaskan tidak terlibat dalam manajemen atau susunan anggota grup K-Pop.

Liputan6.com, Jakarta - Layanan Badan Pensiun Nasional Korea Selatan beberapa waktu lalu mengalami gangguan. Alasannya mungkin tak terduga sebelumnya, yakni terkait hengkangnya Heeseung dari grup Enhypen. Dilansir dari Soompi, pada Rabu (18/3/2026) kemarin pihak Badan Pensiun Naional bahkan sampain merilis pernyataan lewat media sosial mereka mengenai hal ini. 

Layanan yang terganggu adalah Pusat Dukungan atau Support Center Pensiun Internasional yang sempat mengalami kelumpuhan sementara pada pekan lalu karena lonjakan email dan panggilan dari luar negeri yang datang secara mendadak. 

"Minggu lalu, operasional di Pusat Dukungan Pensiun Internasional dari Badan Pensiun Nasional lumpuh sementara akibat lonjakan panggilan telepon internasional secara mendadak, dan hanya dalam waktu dua jam kami juga menerima sekitar 1.500 email," begitu pernyataan yang mereka sampaikan. 

Lalu disebutkan pula alasan di balik keterkaitan antara pihaknya dengan Heeseung dan juga agensi sang artis K-Pop, HYBE.

"Setelah menyelidiki apa yang terjadi, ternyata sebuah unggahan tersebar di media sosial yang isinya mendesak penggemar internasional untuk menghubungi Badan Pensiun Nasional, yang merupakan pemegang saham besar di HYBE, untuk memprotes kepergian seorang anggota dari grup K-pop Enhypen," kata mereka. 

Mengganggu Layanan Pusat Dukungan Pensiun Internasional

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa ada unggahan di X atau Twitter, yang memberikan instruksi pada penggemar untuk mengutarakan aspirasinya. 

Salah satunya, adalah bertanya apakah pihaknya telah diberi tahu sebelumnya oleh HYBE tentang keputusan mengenai Heeseung. Para pengirim email juga bertanya apakah pihaknya tahu bahwa nilai di pasar saham terus menurun akibat keputusan ini. Unggahan tersebut juga menyertakan tangkapan layar nomor telepon layanan konsultasi Pusat Dukungan Pensiun Internasional.

Badan ini menegaskan bahwa Pusat Dukungan Pensiun Internasional adalah departemen yang bertanggung jawab untuk memberikan bantuan terkait pensiun kepada pekerja asing yang bekerja di Korea dan warga negara Korea yang bekerja di luar negeri. Kelumpuhan operasional, meski hanya sementara, disebut tetap menganggu.  

"Karena insiden ini, orang-orang yang menghubungi pusat tersebut dengan pertanyaan terkait pensiun dilaporkan mengalami ketidaknyamanan yang signifikan," kata perwakilan badan ini. 

Badan Pensiun Nasional: Tak Ada Hubungannya Susunan Anggota Grup K-Pop

Lembaga ini menegaskan bahwa pihaknya mengelola dana pensiun, termasuk dengan menjadi investor jangka panjang di banyak perusahaan di lebih dari 80 negara berbeda di seluruh dunia. Meski demikian, Badan Pensiun Nasional tidak terlibat dalam manajemen atau keputusan personalia perusahaan tersebut. 

"Tentu saja, lembaga ini juga tidak terlibat dalam pembentukan atau susunan anggota grup K-Pop," kata lembaga ini. 

Hikmah dari Kejadian Ini

Hikmah dari kejadian ini, Badan Pensiun Nasional menyatakan pihaknya bisa kembali mengingatkan pada publik mengenai peran lembaganya.

"Lembaga Pensiun Nasional akan terus mengelola dana pensiun masyarakat yang berharga secara stabil dengan rasa tanggung jawab yang kuat terhadap pengaruh sosial dan tanggung jawab kami pada masa mendatang," begitu penutup pernyataan mereka.

Surat Terbuka Annisa Pohan untuk Putrinya, Bangga Banget Aira Yudhoyono Tembus UI Jalur Prestasi

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |