Alasan Denny Sumargo Sempat Enggan Garap Film Baby Udon

11 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Film Baby Udon adalah film yang diambil dari pengalaman nyata content creator Fanny Kondoh dan suaminya Hajime Kondoh yang berasal dari Jepang. Sebelum diabadikan dalam film, ceritanya viral dan menyentuh hati banyak orang. Salah satunya adalah Denny Sumargo.

Fanny sempat menjadi bintang tamu podcast Denny Sumargo atau Densu, menceritakan detail pengalaman hidupnya yang membuat mantan pebasket profesional ini kaget dan sedih. Densu merasa bahwa cerita Fanny berpotensi menjadi sebuah film yang bagus.

“Dalam podcast itu intuisi gua ngomong ‘bagus nih dijadiin film’. Ternyata intuisi itu terjadi setelah podcast, dia dihubungi banyak PH (production house). Kenapa kita bisa tahu, karena dia deket sama istri gua Ci Olive,” ucapnya dalam konferensi pers trailer film Baby Udon di Kawasan Jakarta Selatan pada Senin, (3/8/2026).

Densu pun menambahkan bahwa Fanny tak kunjung memutuskan PH mana yang ia pilih karena suatu alasan.

“Ci Olive sering nanya ke gua, ‘Yang, si Fanny nanya PH mana ya?’ PH PH PH ini menurut gua bagus untuk bikin film. Saya pikir awalnya sudah deal ya, tiba tiba Fanny-nya gak deal deal. Terus dateng ke gua, istri gua ‘Yang Fanny tuh sebenernya maunya film ini tuh kalo dibeli, uangnya mau dipake bikin masjid untuk amal jariyah suaminya," jelas Densu.

Setelah itu, Istri Denny Sumargo mengatakan bahwa ialah orang yang dipilih Fanny untuk menggarap ceritanya. Namun, Denny Sumargo memiliki pertimbangan lain dan mengatakan pada istrinya bahwa ia enggan menggarap film itu.

Namun istrinya memiliki rencana lain, ia membeli IP (Intellectual Property) dari Fanny, dan meminta Densu untuk membuat film Baby Udon. 

Upaya Densu Agar Baby Udon Digarap Orang Lain

Setelah Olivia Allan membeli IP kisah ini, Densu mengakui bahwa ia sempat mempersulit sang istri.

“Jadi setelah itu gue persulit, harus ada sutradara yang cocok. Gue berharap dia pergi lagi enggak bawa masalah. ‘Udah ada Yang, Fajar Bustomi namanya. Jadi Mas Fajar itu nonton podcast tanpa kita suruh, terus dia katanya pas nonton tuh sampe (sesenggukan) gitu,’” jelas Densu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Setelah gagal dengan cara pertama, Densu kembali mencari cara lainnya yaitu menyuruh istrinya menghubungi seseorang yang menurutnya sulit untuk didapat. “Gua persulit lagi ‘Coba lu panggil DOP (Director of Photography) yang namanya Yudi Datau’ itu orang susah banget untuk lu dapet. Ih dia dapet gampang banget dong lewat mas Fajar,” ujarnya. Di langkah selanjutnya, diungkap bahwa rumah produksi baru mesti menggandeng entitas lain agar bisa masuk bioskop. Nah, langkah ini rupanya cukup menyulitkan Olivia. "Dicari tuh muter-muter, enggak ketemu. Tiap hari pulang mukanya bete. Terakhir dia dateng ‘Yang, aku ketemu orang LYTO PICTURES, jadi Yang’ jadi apa? ‘Jadi kita kerja sama sama dia’ Innalillahi. Akhirnya gua ketemu sama Mbak Bella kemudian Ko Andi, ‘ya udah deh Mas Fajar kita mulai’,” ungkapnya.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |