Yayan Ruhian Tarung Pakai Senjata Baru di Film The Furious, Biasanya untuk Perang

1 week ago 32

Liputan6.com, Jakarta - Meski sudah punya pengalaman seabrek di dunia perfilman, Yayan Ruhian ternyata mendapat tantangan baru lewat film terbarunya yang akan tayang di bioskop Indonesia pada 17 Juni mendatang: The Furious

Dalam proyek film laga Hong Kong yang disutradarai oleh Kenji Tanigaki ini, untuk pertama kalinya Yayan melakoni adegan pertempuran dengan senjata busur dan panah. Ini sempat membuatnya bertanya-tanya.

"Karena terbilang langka, panah dijadikan senjata untuk fighting jarak pendek. Biasanya ini untuk perang, tapi di sini digunakan untuk berantem jarak pendek," kata sang pemeran Mad Dog dalam film The Raid, dalam konferensi pers The Furious di Epicentrum XXI, Jumat (5/6/2026) lalu. Di sisi lain, Kenji Tanigaki memberikan kebebasan pada para aktornya untuk berlaga sesuai dengan gaya tarung masing-masing. 

Meski menjadikan panah sebagai senjata bertarung terbilang kurang lazim, pertarungan dalam film ini membuat Yayan kagum pada sang pengarah adegan laga, Kensuke Sonomura.

"Begitu melihat video pertamanya, wah ini luar biasa. Betul-betul Sonomura dan Tim itu orang-orang yang hebat. Tidak cuma master dari bela diri mereka, tapi juga master koreografi yang hebat," ujarnya. 

Tantangan Judo untuk Joe Taslim

Tak hanya Yayan Ruhian, sang lawan main, Joe Taslim juga menghadapi tantangan baru dalam film ini. Untuk pertama kalinya ia total menghadirkan olahraga yang ia geluti secara profesional, judo. 

"Karena sebelumnya pencak silat di The Raid, di Mortal Kombat seorang ahli ninjutsu. Nah pertama kali, Kenji bilang kita harus memperkenalkan yang apa kamu jago, judo," kata Joe Taslim. 

Bertandang Bawa Nama Indonesia

Keberadaan Kenji Tanigaki di kursi sutradara, rupanya menjadi salah satu alasan kuat untuk Joe dan Yayan terlibat dalam film laga Hong Kong ini.

"Kita berdua penggemarnya Kenji Tanigaki. Dan aku juga dari kecil nonton film laga Hong Kong, karena tahun 90-an itu kan perfilman Indonesia dikuasai film Hong Kong dan Hollywood. Terutama film action," kata Joe Taslim.

Ia melanjutkan, "Jadi waktu pertama kali dapet tawaran, enggak pakai mikir Kang ya. Apalagi masuk ke dunia perfilman laga Hong Kong itu kan sangat susah, terutama bagi orang asing. Kita bertandang membawa nama Indonesia... yang sudah beberapa dekade sudah menguasai genre action."

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

The Furious berkisah tentang seorang pria bisu yang bekerja sebagai tukang reparasi (Xie Miao), dan begitu mendalami kung fu. Ia menekankan pentingnya belajar seni bela diri ini pada putri tunggalnya, Rainy (Yang Enyou), yang melakukannya dengan setengah hati. Gadis kecil ini hanya ingin berada bersama sang ayah, setelah ibunya tiada.  Namun dengan bahasa isyarat, pria ini menegaskan, "Kamu harus belajar kung fu. Karena ayah tak selalu ada di sisimu untuk melindungimu.' Rupanya perkataannya benar terjadi. Rainy diculik sindikat perdagangan anak. Pria bisu ini mati-matian mengejar penculik anaknya. Dalam pengejarannya, ia bertemu dengan Navin (Joe Taslim), seorang jurnalis yang mencari istrinya. Wanita yang juga jurnalis investigatif ini, menghilang setelah menelusuri deretan penculikan anak yang diduga unuk perdagangan manusia. Berhasilkah keduanya bertemu kembali dengan orang yang mereka cintai?

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |