Waketum PSI Bro Ron Dilaporkan Balik Terkait Dugaan Penganiayaan

3 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Terduga pelaku pemukulan melaporkan balik Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A Sinaga atau dikenal Bro Ron ke Polsek Menteng.

Laporan itu dilayangkan Muhammad Rizal Berhet dan teregister dengan nomor LP/B/34/V/2026/SPKT Polsek Metro Menteng tertanggal 4 Mei 2026.

"Benar terduga pelaku pemukulan melaporkan balik. Pelaporan balik di Polsek Menteng adalah penganiayaan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra saat dihubungi, Rabu (6/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terpisah, Rizal selaku pelapor mengatakan dirinya melaporkan balik Ronald soal dugaan tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 466 KUHP.

"Betul saya melaporkan balik yang bersangkutan. Laporan terkait dengan pemukulan dan pengeyorokan disertai dengan makian yang tidak pantas," ucap dia.

Rizal mengklaim dalam peristiwa itu justru Ronald yang lebih dulu melakukan pemukulan. Ia juga menyebut Ronald turut melontarkan kalimat rasis.

"Betul (Ronald memukul terlebih dahulu), dia meonjok perut saya mengenai uluhati. Iya betul (terlapor melontarkan kalimat rasis)," ujarnya.

Sebelumnya, Bro Ron menjadi korban sasaran aksi pemukulan di daerah Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/5).

Ronald menerangkan insiden itu terjadi saat dirinya mendampingi kolegamelakukan audiensi dengan pimpinan firma Michael Putra and Partners (MPP) atas dugaan penggelapan dana PT SKS senilai Rp9 miliar.

Menurut Ronald, koleganya yang merupakan karyawan perusahaan itu, menuntut dana tersebut ke pimpinan firma MPP selaku pengelola dana.

"Gaji dan dana perusahaan yang lenyap tanpa penjelasan. Dana perusahaan dikelola oleh pimpinan MPP," ujar dia, Selasa (5/5).

Ronald menyebut awalnya koleganya bersama beberapa karyawan lain, menggelar aksi di kantor MPP. Lalu, sekitar pukul 18.00 WIB, tiga orang yang mengatasnamakan keamanan meminta mereka keluar gedung.

"Terjadilah cekcok di antara tiga oknum ini, karyawan SKS, dan saya juga. Tapi akhirnya tiga oknum ini berhasil dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng yang sudah duluan hadir di lokasi," ujarnya.

Tak berselang lama, lanjut dia, tiga petugas keamanan itu kembali datang dan terlibat cekcok. Dan, sambungnya,terjadilah insiden pemukulan telak yang membuat kepalanya hingga berdarah.

"15 menit kemudian, 3 oknum ini naik kembali ke lantai 4 (lokasi Kantor MPP), seketika mulai lagi cekcok. Cekcok sekitar 10 detik setelah mereka muncul dari tangga, terjadilah pemukulan seperti di video," ujarnya.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan Ronald selaku korban telah membuat laporan polisi dan sudah diantarkan untuk proses visum. Selain itu, korban dan saksi juga telah dimintai keterangan.

"Terduga pelaku sebanyak dua orang sudah kami amankan di Polsek untuk di proses lanjut," kata Braiel kepada wartawan.

(dis/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |