UI Ajak Warga Bekasi Stop Buang Makanan Lewat Program Binar Matamu

6 days ago 15

loading...

Universitas Indonesia (UI) melalui Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran mengukuhkan 13 Duta Lingkungan di Kelurahan Bojong Menteng, Kota Bekasi. Foto/Dok UI

JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) melalui Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran mengukuhkan 13 Duta Lingkungan di Kelurahan Bojong Menteng, Kota Bekasi, sebagai bagian dari program “Binar Matamu (Bijak Benar Makan Tanpa Mubazir)” yang bertujuan mengurangi sampah makanan dan mendorong ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Pengukuhan ini menjadi puncak rangkaian program edukasi dan pemberdayaan masyarakat yang telah berlangsung selama tiga bulan. Para duta lingkungan yang berasal dari perwakilan tiap RW diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan perilaku pengelolaan makanan dan pencegahan food waste di rumah tangga dan lingkungan sekitar.

Baca Juga : Tarian 'Tabola Bale' Universitas Trisakti Pecahkan Rekor Dunia MURI

“Perubahan kecil seperti menghabiskan makanan, mengelola sisa makanan, atau merencanakan belanja dengan bijak jika dilakukan bersama dan berkelanjutan dapat memberi dampak besar, bukan hanya bagi keluarga tetapi juga bagi ketahanan pangan nasional,” ujar dr. Wiji Lestari, M.Gizi, SpGK(K) selaku Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UI.

Acara puncak ini berlangsung di Balai Pertemuan Haji Jaya RW 2 dan dihadiri lebih dari 50 peserta. Kegiatan meliputi talkshow edukatif bersama Food Bank of Indonesia (FOI), fun games edukatif, serta penandatanganan Commitment Board sebagai simbol komitmen warga menjalankan pola konsumsi yang bertanggung jawab.

Dalam sesi talkshow, narasumber dari FOI, Wida Septarini, SS, M.Si, memaparkan urgensi penanganan sampah makanan di Indonesia. Ia menekankan bahwa food waste tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga terkait erat dengan isu kelaparan, distribusi pangan, serta ketimpangan akses gizi masyarakat.

Baca Juga : 7 PTS yang Masuk Daftar Universitas Terbaik Dunia di Riset Ilmu Interdisipliner THE 2026

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |