Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen

9 hours ago 8

loading...

Sepanjang Januari - Maret 2026, KAI tercatat melayani lebih dari 128 juta pelanggan, naik sekitar 10 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Foto: Ist

JAKARTA - Kualitas transportasi publik tidak lagi hanya diukur dari jumlah armada atau kemegahan fasilitas yang dimiliki. Di tengah perubahan kebutuhan masyarakat, transformasi menjadi fondasi utama dalam membangun layanan transportasi yang mampu menjawab tuntutan zaman sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan.

Transformasi tersebut seperti tata kelola organisasi, pola pelayanan, pemanfaatan teknologi, hingga cara perusahaan memahami kebutuhan pengguna. Karena itu, keberhasilan transformasi tidak dapat dinilai hanya dari hadirnya fasilitas baru, melainkan dari sejauhmana perubahan tersebut mampu meningkatkan rasa aman, kenyamanan, dan kepercayaan masyarakat.

Baca juga: Transformasi KAI Berhasil Layani Ratusan Juta Penumpang Pascapandemi

Transformasi yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI misalnya. Sepanjang Januari - Maret 2026 saja, KAI tercatat melayani lebih dari 128 juta pelanggan, naik sekitar 10 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini bukan kebetulan, tapi bagaimana transformasi yang dilakukan selama bertahun-tahun kini benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Akademisi dan Pengamat Transportasi Darat Djoko Setijowarno mengatakan, perubahan layanan kereta api dimulai dari pembenahan internal sebelum akhirnya dirasakan oleh pelanggan. Transformasi tersebut diwujudkan melalui berbagai pembenahan, mulai dari sterilisasi stasiun hingga peningkatan kualitas fasilitas.

Stasiun yang sebelumnya kurang tertata perlahan berubah menjadi lebih bersih, terang, aman, dan nyaman. Fasilitas pendukung seperti toilet dan musala pun turut ditingkatkan agar mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik.

“Transformasi dimulai dari dalam organisasi sebelum diberikan kepada pelanggan. Pendekatan ini lebih efektif dibanding melakukan perubahan eksternal tanpa didukung pembenahan internal. Hasilnya pun telah terlihat dan didukung oleh pelanggan,” ujar Djoko dalam podcast bertajuk Menilik Transformasi Pelayanan Kereta Api di Indonesia.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |