Teach You A Lesson Disorot, Federasi Asosiasi Guru Korea Nilai Drakor Ini Tampilkan Realita

10 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Drama Korea Teach You A Lesson ternyata tak cuma menarik perhatian penggemar sinema Negeri Ginseng, tapi juga tenaga pendidik di Korea Selatan. Ini karena topik yang diangkat dalam drama Netflix ini berkaitan dengan edukasi. 

Dikisahkan Na Hwa Jin (Kim Mu Yeol), menjadi inspektur Badan Perlindungan Hak Pendidikan (BPHP), lembaga anyar di bawah Menteri Pendidikan Choi Gang Seok (Lee Sung Min). Tugasnya memberi pelajaran setimpal kepada murid pelaku bullying hingga guru dan orang tua yang memanfaatkan kekuasaan sehingga mengganggu proses edukasi di sekolah. 

Hanya saja, Na Hwa Jin dibebaskan mengambil cara apa pun untuk menyelesaikan misinya, termasuk dengan kekerasan. Sebagai informasi, drakor ini diangkat dari webtoon Get Schooled yang sempat menuai kontroversi. 

Dilansir dari Chosun Daily dan Korea Heral pada Jumat (12/6/2026), Federasi Asosiasi Guru Korea ikut berkomentar soal drakor ini lewat pernyataan resmi. Rupanya para pendidik merasakan emosi yang campur aduk saat menyaksikan drakor ini. 

"(Drama ini) memicu resonansi yang signifikan di dalam maupun luar sektor pendidikan. Banyak guru yang menonton drama tersebut mengungkapkan kesedihan, penyesalan, dan katarsis yang bercampur aduk, dan mengungkap bahwa emosi mereka tumpang tindih," begitu pernyataan pihak federasi. 

Teach You A Lesson Disebut Gambaran Dunia Nyata

Pihak Federasi mengakui, kondisi dunia edukasi di Korea Selatan saat ini berada dalam situasi yang tidak ideal.

“Reaksi komunitas pengajar bukan sekadar respons atas cerita fiksi, tapi mencerminkan realitas sehari-hari tentang keruntuhan ruang kelas dan menurunnya otoritas guru di sekolah sendiri. Pemerintah dan kalangan politik harus secara aktif melakukan perbaikan kelembagaan untuk melindungi otoritas guru," kata mereka.

Ditambahkan, "Meski sebagian kalangan mengkritik penggambaran kekerasan di ruang pendidikan dan tindakan disipliner pribadi yang diambil guru dalam drama tersebut karena ungkapan ketidaknyamanan dan kekhawatiran mereka, tidak dapat disangkal drama tersebut mengungkap sisi gelap dari bidang pendidikan— ruang kelas yang berantakan, pelanggaran berat terhadap otoritas guru oleh beberapa siswa yang tak dapat dikendalikan, dan keputusasaan para guru yang lumpuh menghadapi komentar jahat. Dalam hal ini, drama ini berbagi perspektif kritis dengan kita."

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Meski Teach You A Lesson menampilkan realita yang ada, pihak Federasi mengungkap hal penting yang justru tidak disorot drakor ini. "Hal inti yang luput dari drama ini bahwa yang dibutuhkan guru bukanlah tindakan kekerasan, melainkan perlindungan hukum," kata mereka. Federasi kemudian kembali menyatakan, alasan Teach You A Lesson begitu disorot karena drama ini mencerminkan realitas ruang kelas. "Drama ini berfungsi sebagai peringatan bahwa keruntuhan ruang kelas dan penurunan otoritas guru telah mencapai titik kritis. Dalam drama ini, beban yang harus ditanggung sendiri oleh guru diselesaikan melalui sistem yang disebut Biro Perlindungan dengan Otoritas Kementerian Pendidikan dan keterlibatan proaktif Kementerian Pendidikan, yang sangat dirasakan para guru."

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |