Surat Rieke Diah Pitaloka untuk Almarhum NS Bocah Sukabumi: Ambu Peluk Kamu dengan Doa, Al Fatihah

19 hours ago 4

Jadi intinya...

  • Rieke Diah Pitaloka menyoroti kematian NS di Sukabumi akibat dugaan penganiayaan ibu tiri.
  • Rieke mendesak proses hukum transparan dan berkeadilan untuk mengungkap pelaku kejahatan.
  • Ia menyampaikan duka mendalam dan merasa ada kegagalan kolektif dalam perlindungan anak.

Liputan6.com, Jakarta - Artis sekaligus anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka menulis surat terbuka untuk bocah NS dari Sukabumi, Jawa Barat, yang meninggal dunia diduga akibat dianiaya ibu tiri. Surat terbuka ini diunggah di akun Instagram terverfikasi, Kamis (26/2/2026).

Menyertai surat terbuka ini, Rieke Diah Pitaloka mengunggah potret NS. Untuk kenyamanan dan privasi almarhum, potret NS tidak kami tampilkan dalam artikel ini. Rieke Diah Pitaloka berikrar akan mengawal kasus ini, hingga NS mendapat keadilan.

Ni***, tidak perlu ada yang ditakutkan lagi. Bilang saja sama Ambu Rieke siapa sebenarnya pelaku yang sesungguhnya. Biar kamu juga tenang. Jangan sampai pelaku justru tidak menerima hukuman,” tulis bintang film Berbagi Suami dan Agen +62.

Bismillah Nak, kita berjuang sama-sama ya. Ambu peluk kamu dengan doa. Alfatihah,” Rieke Diah Pitaloka mengakhiri. Dalam unggahan sebelumnya, ia menyampaikan pernyataan sikap seraya menduga pelaku kekerasan terhadap bocah NS tak hanya satu orang.

Laporan telah kuasa hukum sampaikan, dan kami meyakini bahwa peristiwa ini tidak dilakukan oleh satu orang saja. Berdasarkan analisis sementara dari bukti video dan pesan WA ada indikasi kuat penyiksaan, penelantaran, dan pengabaian terhadap Ni***,” tulis Rieke Diah Pitaloka.

Ada banyak pertanyaan berkelebatan di benaknya. Salah satunya, mengapa orang-orang di sekitar NS diam. Seharusnya, lingkungan jadi sistem pendukung untuk mencegah terjadinya kekerasan kepada siapa pun termasuk anak-anak.

Kalian Pikir Kebenaran Tak Akan Terungkap?

Ada seorang perempuan yang justru sibuk memvideokan Ni*** tanpa menyentuh sekali pun. Apakah kalian begitu bebal? Congkak sungguh kalian pikir tak akan terungkap kebenaran!” ujar Rieke Diah Pitaloka tak habis pikir.

Pertanyaan lain yang menggenang di benak bintang sinetron Bajaj Bajuri, jika memang tak sanggup merawat, mengapa NS tak dikembalikan saja ke ibu kandung. Mengingat, ibu kandung NS yakni Lisnawati masih hidup.

Anakku Tersayang, Kita Akan Berjuang

Hari ini, Jumat (27/2/2026), Rieke Diah Pitaloka dan kuasa hukum berencana mengantar ibu kandung NS ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Rieke Diah Pitaloka berjanji akan mempejuangkan keadilan untuk NS.

Ni*** anakku tersayang, kita akan berjuang agar keadilan benar-benar datang dan menurut aku, Ni*** itu justru ingin memperjuangkan ibunya. Jadi insyaallah jangan berkecil hati,” Rieke Diah Pitaloka mengakhiri.

Keberadaan Lisna

Kanal Regional Liputan6.com, pada 23 Februari 2026 mengabarkan, NS (12) adalah bocah SMP asal Kampung Cimandala, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Sukabumi, Jawa Barat. Tak hanya derita fisik yang ditanggung NS semasa hidupnya.

Di balik luka fisik NS, terungkap fakta memilukan bahwa selama empat tahun terakhir, NS diduga dibohongi ayah kandungnya sendiri dengan menyebut ibu kandungnya telah meninggal dunia. Padahal, Lisnawati masih hidup.

“Selama ini diembuskan oleh pihak bapaknya seolah-olah Ibu Lisna sudah tidak ada (meninggal), supaya NS merasa tidak punya ibu lagi. Padahal beliau masih hidup dan sehat di Cianjur,” ungkap pengacara Lisnawati, Mira Widyawati.

Saksikan FTV Kisah Nyata Siang di Indosiar, Jumat 27 Februari Via Live Streaming Pukul 12.00 WIB

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |