Super Aplikasi Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Dua Penghargaan ICXA 2025 di London

3 months ago 38

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah global.

Melalui Super Aplikasi Rumah Pendidikan, Kemendikdasmen menyabet dua Silver Medal pada ajang bergengsi International Customer Experience Awards (ICXA) 2025 yang diselenggarakan di London, Inggris, baru-baru ini.

Prestasi ini menjadi pengakuan internasional atas upaya transformasi digital yang dilakukan pemerintah dalam sektor pendidikan.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pengakuan global tersebut.

"Alhamdulillah, kami memperoleh dua penghargaan internasional, yakni Best Business Transformation untuk kriteria Strategic Approach dan Best Business Transformation untuk kategori organisasi dengan lebih dari 5.000 pegawai," ujar Suharti, dikutip Jumat (14/11/2025).

Menurut Suharti, pencapaian ini merupakan bukti nyata komitmen Kemendikdasmen dalam menghadirkan inovasi dan transformasi digital.

Inovasi ini diwujudkan melalui Rumah Pendidikan untuk meningkatkan pengalaman pembelajaran yang mendalam dan layanan pendidikan yang RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, Harmonis) bagi seluruh pemangku kepentingan.

"Hal ini sejalan dengan Inpres Presiden Prabowo Nomor 7 Tahun 2025 tentang Digitalisasi Pembelajaran, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden," ucapnya menambahkan.

Mendorong Pendidikan Bermutu bagi Semua

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, menyatakan bahwa penghargaan ini adalah upaya untuk mendukung pendidikan bermutu bagi semua melalui pemanfaatan teknologi.

“Teknologi memiliki potensi tanpa batas untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Sebagaimana disampaikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, semua siswa harus mendapat pelajaran terbaik melalui teknologi,” ujar Yudhistira.

Ia juga menyampaikan bahwa Rumah Pendidikan mencerminkan arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, untuk mengubah paradigma dari schooling menjadi learning. Sebuah pembelajaran yang menumbuhkan kedalaman berpikir, kesadaran, makna, dan kegembiraan belajar.

Rumah Pendidikan: Superaplikasi Layanan Digital

Rumah Pendidikan didefinisikan sebagai super app layanan digital pendidikan yang mengintegrasikan lebih dari 950 aplikasi layanan pendidikan ke dalam delapan ruang utama.

"Delapan ruang tersebut adalah Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Ruang Murid, Ruang Sekolah, Ruang Bahasa, Ruang Pemerintah, Ruang Mitra, Ruang Publik, dan Ruang Orang Tua," Yudhistira menjelaskan.

Kolaborasi dalam delapan ruang ini dimaksudkan sebagai aktor partisipasi semesta demi meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia yang inklusif, kolaboratif, dan berkeadilan.

  • Ruang Murid mencakup sumber belajar, bank soal, rapor digital, dan akun pendidikan.
  • Ruang GTK berisi portal pembelajaran, pelatihan mandiri, kelas daring, dan pengelolaan kinerja.
  • Ruang Sekolah menyediakan profil sekolah, rencana dan belanja sekolah, serta bantuan operasional.
  • Ruang Bahasa memuat kamus belajar, layanan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), dan materi BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing).
  • Ruang Pemerintah berisi neraca pendidikan daerah, rapor pendidikan, dan data kebijakan pendidikan.
  • Ruang Mitra memfasilitasi kolaborasi dengan dunia usaha dan organisasi nonpemerintah.
  • Ruang Publik menyajikan informasi pendidikan umum, kursus digital, dan pusat perbukuan.
  • Ruang Orang Tua berfungsi sebagai panduan pendampingan dan konsultasi pendidikan untuk anak.

Akses dan Pengembangan Lanjutan

Yudhistira menyebutkan, Rumah Pendidikan dapat diakses melalui laman resmi rumah.pendidikan.go.id dan sudah dapat diunduh melalui Playstore untuk pengguna Android.

"Untuk pengguna iOS saat ini sedang dalam proses pengembangan," imbuhnya.

Secara terpisah, Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, mendukung pengembangan lebih lanjut.

Ia mendorong lahirnya konten pembelajaran berbasis permainan dan pengembangan lab digital di berbagai sekolah melalui Rumah Pendidikan, guna menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, menantang, dan relevan dengan perkembangan zaman bagi setiap murid di Indonesia.

Infografis Sasaran, Tujuan, Jenjang Pendidikan & Fasilitas Sekolah Rakyat

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |