Sony Lepas Saham Mayoritas Bisnis TV ke TCL, Era Baru Bravia Dimulai

1 month ago 31

Liputan6.com, Jakarta - Dunia teknologi baru saja dibuat terkejut oleh kabar dari raksasa elektronik asal Jepang, Sony. Setelah puluhan tahun menjadi standar emas kualitas visual, merek legendaris ini resmi melepas mayoritas saham bisnis TV dan hiburan rumah (home entertainment) mereka ke tangan TCL.

Langkah ini menandakan perubahan besar-besaran bagi salah satu merek televisi paling legendaris dan terkenal di dunia. Kedua perusahaan ini juga sudah mengumumkan membentuk perusahaan patungan (joint venture) baru. 

Mengutip keterangan resminya di newsroom Sony, Rabu (21/1/2026), dalam perusahaan patungan baru ini TCL akan menguasai 51 persen saham. Sementara itu, Sony memegang 49 persen.

Disebutkan, kendali operasional TV Sony di masa mendatang akan secara langsung berada di bawah komando raksasa teknologi asal China tersebut.

Lebih lanjut, joint venture tersebut akan menangani seluruh rantai bisnis mulai dari pengembangan produk, desain manufaktur, hingga penjualan TV secara global. Baik TCL dan Sony akan menggabungkan kekuatan masing-masing di teknologi audio visual dan efisiensi produksi.

"Kami senang dapat mencapai kesempatan ini dengan TCL untuk kemitraan strategis," kata Kimio Maki, Representative Director, President dan CEO Sony Corp.

Dia menambahkan, "dengan menggabungkan keahlian kedua perusahaan, kami bertujuan menciptakan nilai pelanggan baru di bidang hiburan rumah, menghadirkan pengalaman audio dan visual yang lebih memikat bagi pelanggan di seluruh dunia."

Sony dan TCL rencananya akan menyelesaikan perjanjian mengikat pada akhir Maret, dan mulai mengoperasikan perusahaan gabungan baru tersebut pada April 2027.

Bagaimana Nasib Sony Bravia?

Dengan joint veture ini, banyak pihak dan konsumen setia Sony bertanya-tanya tentang bagaimana dengan nasib lini Bravia?  Perusahaan asal Jepang itu menegaskan, lini TV Bravia dan perangkat audio rumahan seperti soundbar akan masuk ke dalam skema pemisahan bisnis ini. 

Disebutkan, produk tetap dipasarkan menggunakan merek Sony dan Bravia dan masih akan terpampang di berbagai rak-rak outlet toko di seluruh dunia. Perubahan ini terjadi di balik layar.

Nantinya, setiap TV keluaran kedua perusahaan ini akan menggunakan teknologi panel dan rantai pasoknya akan mengadopsi teknologi milik TCL.

Sebetulnya hal ini bukan kabar baru. Sebelumnya, anak usaha TCL, TCL CSOT sudah lama menjadi pemasok utama panel LCD untuk beberapa model TV Sony. Termasuk untuk seri premium Bravia 9.

Harga TV Sony bakal Lebih Terjangkau? 

Keputusan joint venture ini diambil di tengah tekanan persaingan global. Produsen asal Korea Selatan dan China terus-terusan menekan pasar dengan harga agresif dan skala produksi besar.

Sejumlah TV besutan perusahaan seperti Samsung, LG, Hisense, dan TCL menjadi tantangan Sony untuk menembus pasar dan menjual lini produk mereka. 

"Kami percaya kemitraan strategis dengan Sony ini adalah kesempatan unik untuk menggabungkan kekuatan Sony dan TCL," ujar Du Juan, Chairperson TCL Electronics Holdings Limited, menyambut kesepakatan tersebut.

Bagi penggemar Sony, ini adalah era baru. Pastinya banyak yang khawatir tentang perubahan identitas lini produk. Namun ada juga yang memiliki harapan besar.

Lewat kerja sama dengan TCL ini, tidak menutup kemungkinan lini produk TV Bravia milik Sony ini akan dibanderol dengan harga lebih kompetitif lagi.

Sony Perkenalkan Monitor PlayStation 27 Inci 240Hz

engadget)

Sony terkenal dengan lini produk gaming mereka, mulai dari konsol terkini PlayStation 5 (PS5) hingga handheld gaming bernama PlayStation Portal.

Kini, raksasa teknologi asal Jepang tersebut menambah lini perangkat gaming mereka dengan memperkenalkan monitor berukuran 27 inci dalam ajang State of Play pada 12 November 2025.

Dalam live streaming di kanal YouTube PlayStation tersebut, perusahaan menjelaskan monitor gaming miliknya memakai panel QHD dan mendukung refresh rate tinggi hingga 240Hz.

Tak hanya itu, perusahaan juga menyertakan dukungan DR dan variable refresh rate hingga 120Hz untuk game kompetitif dan pengalaman bermain lebih responsif.

Monitor gaming PlayStation ini memiliki fitur yang tidak biasa, di mana perusahaan menempatkan charging hook di bagian belakang monitor yang bisa dilipat bila tidak digunakan.

Jika dipakai, pengguna bisa menggunakan pengait ini sebagai tempat menyimpan serta charging DualSense. Gamer bisa meletakkan kontroler di sana saat tidak dipakai atau baterai sedang habis.

Rencananya, Sony akan mulai merilis dan menjual monitor gaming pertamanya tersebut di pasar Amerika Serikat dan Jepang pada tahun depan. Perusahaan juga belum mengungkap terkait berapa harganya saat dirilis nanti.

Produk ini menjadi bagian dari strategi Sony untuk memperluas ekosistem gaming PC, di mana sebelumnya raksasa teknologi ini menghadirkan pembaruan membuat kontroler DualSense bisa tersamung ke beberapa perangkat sekaligus.

Monitor Sony ini juga sudah menjadi pelengkap lini perangkat audio Pulse Elevate yang sudah diluncurkan September lalu, dan dijadwalkan meluncur pada tahun 2026.

Sony Perkenalkan 3 Smart TV Bravia 2025

 Sony Indonesia)

Disisi lain, Sony Indonesia mengumumkan rangkaian TV Bravia 2025 yang diklaim mampu memberikan pemgalaman menonton berkelas bioskop di rumah. 

Raksasa teknologi asal Jepang itu memperkenalkan tiga seri utama Bravia, yakni Bravia 8 II, Bravia 5, dan Bravia 2 II, di mana masing-masing TV memiliki keunggulan teknologi terbaru dalam gambar dan audio.

Tak hanya itu, perusahaan juga sudah menyematkan dukungan ekosistem home theater Bravia Theater ke dalam lini TV baru mereka di tahun 2025 ini.

Harga Sony Bravia 2025

Sony menyebutkan, ketiga model smart TV mereka sudah tersedia di Indonesia secara resmi sejak Juli 2025, dengan banderol harga mulai dari Rp 11.999.000 untuk model entry level, hingga Rp 32.999.000 untuk varian premium.

  • Bravia 2 II - Rp11.999.000
  • Bravia 5 - Rp20.999.000
  • Bravia 8 II - Rp32.999.000

Pada masa promo peluncuran, yang berlangsung dari 8 Agustus hingga 7 September 2025, pembeli BRAVIA 5 ukuran 98 inci dapat memperoleh Bravia Theatre Bar 8 senilai Rp14.999.000 secara gratis dengan melakukan registrasi My Sony Rewards.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |