Sinergi BGN dan UNICEF Latih Petugas Penjamah Makanan MBG di Biak

15 hours ago 3

BGN | CNN Indonesia

Minggu, 30 Nov 2025 13:48 WIB

Petugas penjamah atau orang yang menangani makanan baik yang dikemas maupun tidak, diwajibkan bersih dan punya kemampuan menilai asupan gizi menu makanan. Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim)

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Gizi Nasional (BGN) berkolaborasi dengan organisasi PBB UNICEF (United Nations Children's Fund) mengadakan pelatihan bagi petugas penjamah makanan (food handler) yang menjamin keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Staf Ahli 1 Bupati Biak Numfor, Fransisco Olla menyatakan, petugas penjamah makanan harus memiliki sertifikat higienis dan paham tentang asupan gizi.

Ia menegaskan, petugas penjamah atau orang yang menangani makanan baik yang dikemas maupun tidak, diwajibkan bersih dan punya kemampuan menilai asupan gizi menu makanan. Adapun peralatan makanan yang digunakan, mulai dari tahap persiapan, pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, hingga penyajian juga harus steril dan bersih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi, petugas penjamah makanan punya peran sangat penting untuk memastikan mutu dan keamanan pangan yang disajikan kepada anak sekolah dan masyarakat benar-benar layak dan memenuhi asupan gizi," kata Fransisco usai membuka kegiatan pelatihan di Biak, Jumat (28/11) seperti dilansir Antara.

Secara keseluruhan, jika petugas penjamah sehat maka dapat mencegah penyakit dan keracunan makanan. Untuk itu, petugas yang terpilih sebagai penjamah makanan harus mempunyai kompetensi dan spesifikasi mengukur asupan gizi pada Program MBG.

"Karena hal ini menyangkut kebutuhan gizi anak sebagai penerima manfaat MBG," ujar Fransisco.

Perwakilan UNICEF, Dwi Kristanto mengatakan, ada tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Distrik Samofa yang menerima pelatihan penjamah makanan pada 28-29 November 2025 langsung dari narasumber.

Program ini turut dihadiri oleh Korwil BGN Biak Husni, Perwakilan Laboratorium Kesehatan Kemenkes Aulia Hadiningsih, serta mitra UNICEF Indonesia.

"Setelah selesai mengikuti penguatan kapasitas petugas makanan bisa menerapkan keterampilan kepada petugas dapur umum SPPG," pungkas Dwi Kristanto.

(rea/rir)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |