Ressa Rizky Rossano Ingin Bertemu Denada Secara Privat, Soroti Niat Sang Ibu Gelar Konferensi Pers

2 hours ago 3

Jadi intinya...

  • Kuasa hukum Ressa pertanyakan urgensi konferensi pers Denada.
  • Pihak Ressa utamakan pertemuan pribadi, bukan lewat media.
  • Ronald Armada siap fasilitasi pertemuan tertutup Denada-Ressa.

Liputan6.com, Jakarta - Ressa Rizky Rossano menanggapi kabar mengenai rencana Denada menggelar konferensi pers terkait status anak. Ronald Armada selaku kuasa hukum Ressa mempertanyakan urgensi agenda tersebut, sementara pertemuan pribadi dengan sang anak saja belum terlaksana.

"Tapi kalau dia konferensi pers ini orientasinya ke mana? Orientasinya mau membangun opini publik atau gimana? Saya kurang paham ini," ujar Ronald Armada di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).

Apabila agenda itu benar adanya, Ronald menyayangkan langkah Denada memilih bertemu media ketimbang memperbaiki hubungan secara personal dengan Ressa. Ia mengatakan bahwa ketulusan penyesalan seseorang hanya bisa dinilai melalui pertemuan tatap muka.

"Kalau konsep ada pemaafan hakim di dalam KUHP yang baru itu istilahnya rechterlijk pardon itu hakim pun akan memberi pengampunan terhadap terdakwa ketika hakim tahu bahwa ada penyesalan di situ, itu pun diketahui dari face to face. Kalau dari gini ini gimana caranya konferensi pers dulu, kan lucu ini," jelasnya.

Berharap Pertemuan dengan Denada Dilangsungkan Tertutup

Pihak Ressa menegaskan siap memfasilitasi pertemuan tertutup antara Denada dan Ressa tanpa perlu sorotan kamera. Ronald meminta Denada tidak menganggapnya sebagai musuh atau sekadar pengacara, melainkan sebagai keluarga yang telah merawat Ressa sejak kecil.

"Kalau memang inisiatifnya untuk ketemu, sudahlah nanti saya fasilitasi. Jangan anggap saya pengacaranya Ressa karena saya ini punya lebih hubungan intens daripada jenengan itu kepada Ressa, malah seringan saya yang gendong dia mulai kecil daripada dia," tegasnya.

Ronald pun membuka pintu komunikasi agar Denada mau berbicara langsung dengannya demi kenyamanan Ressa. Ia menjamin bahwa jika komunikasi terjalin dengan baik, pertemuan yang dinanti-nantikan pasti akan terjadi tanpa hambatan.

"Sudah, ngomong sajalah sama saya nanti saya fasilitasi. Anak ini agak sedikit canggung, anak ini agak sedikit takut. Makanya nanti kalau sudah ada komunikasi insya Allah kita juga mau ketemu kok," imbuhnya.

Berharap Tanpa Perantara Media

Ressa sendiri merasa bingung mengapa ibunya harus melalui prosedur yang rumit padahal keberadaannya di Jakarta sangat mudah diakses. Ia berharap Denada bisa langsung menemuinya tanpa perantara media.

"Ressa di Jakarta kan pasti tahu, teman-teman semua pun tahu Ressa ada di mana. Kenapa nggak langsung saja gitu," kata Ressa.

Langkah Terbaik Bukan Lewat Konferensi Pers

Ronald berharap Denada bisa segera menyadari bahwa langkah terbaik adalah untuk menemui Ressa secara kekeluargaan, bukan melalui konferensi pers. Baginya, pertemuan privat adalah kunci utama untuk mencairkan suasana canggung yang selama ini membatasi hubungan ibu dan anak tersebut.

"Saya baca ya situasinya ya kalau dia memang betul-betul mengakui bersalah, betul-betul gentleman, ya sudah lah. Bagi orang tua saya Denada ini bukan keponakan, karena dia pengganti dari orang tuanya Denada yang sudah nggak ada," pungkas Ronald.

Kronologi Hedi Yunus Kena Vertigo Dahsyat: Muntah di Kamar Hotel dan UGD, Jalani CT Scan Kepala

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |