Resmi, Pertandingan Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton di YouTube

5 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - FIFA semakin serius menggarap potensi platform streaming guna memaksimalkan pendapatan dan keterikatan penonton pada gelaran Piala Dunia 2026.

Terbaru, induk organisasi sepak bola dunia tersebut resmi menjalin kemitraan strategis dengan YouTube sebagai "Preferred Platform".

Mengutip laman Engadget, Rabu )18/3/2026), langkah ini menyusul kolaborasi serupa yang diumumkan FIFA dengan TikTok dua bulan lalu.

Strategi tersebut menandai pergeseran besar FIFA dalam mengadaptasi konten mereka ke lanskap media digital yang terus berkembang.

Hak siar tetap menjadi sumber pendapatan terbesar FIFA dalam setiap turnamen. Dengan menggandeng raksasa platform video seperti YouTube, FIFA berupaya memberikan nilai tambah bagi perusahaan media pemegang hak siar (broadcasters) untuk memperluas jangkauan pemirsa mereka.

Kemitraan ini dirancang bukan sebagai pesaing televisi konvensional, melainkan sebagai alat pendukung bagi para mitra media untuk menjaring penonton muda yang lebih aktif di platform digital.

Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026

Bagi para penggemar sepak bola, kerja sama ini menawarkan fleksibilitas baru dalam menikmati turnamen. Berdasarkan keterangan resmi FIFA, para mitra media akan diberikan opsi untuk:

Streaming Laga Penuh: Menayangkan sejumlah pertandingan pilihan secara utuh melalui saluran YouTube resmi mereka.

Fitur 'Hook' 10 Menit: Melakukan siaran langsung 10 menit pertama dari setiap pertandingan. Strategi ini diharapkan menjadi penarik minat (teaser) agar penonton beralih ke saluran televisi atau aplikasi berbayar untuk menyaksikan laga hingga usai.

Akses Multikamera: Mitra media akan mendapatkan akses ke rekaman pertandingan dari berbagai sudut pandang (every angle) guna menciptakan konten yang lebih personal dan imersif.

Akses Lebih Mudah

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari ambisi FIFA untuk tetap relevan di tengah perubahan konsumsi media global.

"Saat perhatian dunia tertuju pada aksi di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, kolaborasi dengan YouTube ini memperkuat ambisi kami untuk memaksimalkan dampak turnamen di lanskap media yang terus berevolusi," ujar Grafström.

Ia menambahkan bahwa kemitraan ini akan memberikan akses yang lebih mudah bagi penggemar di seluruh dunia untuk merasakan atmosfer "pesta olahraga tunggal terbesar dalam sejarah" secara lebih mendalam.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Untuk pertama kalinya, turnamen ini akan digelar di tiga negara tuan rumah sekaligus: Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, dengan total 16 kota penyelenggara yang siap menggelar rangkaian pertandingan bersejarah tersebut.

Infografis Timnas Indonesia Jaga Asa Lolos Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |