Pidato Ryan Coogler Saat Menang Oscar Bikin Haru: Zinzi Evans Kau Istri dan Ibu Terbaik Sedunia

5 days ago 11

Jadi intinya...

  • Ryan Coogler memenangkan Oscar pertama untuk Skenario Asli Terbaik film Sinners.
  • Ia mendedikasikan piala Oscar kepada istri, anak-anak, dan orang tuanya dengan pidato menyentuh.
  • Kemenangan ini diraih setelah beberapa nominasi sebelumnya di ajang Oscar.

Liputan6.com, Jakarta - Lewat film Sinners yang memborong 16 nominasi di ajang Academy Awards ke-98, Ryan Coogler akhirnya membawa pulang Piala Oscar pertamanya, untuk kategori Penulis Skenario Asli Terbaik. Ia naik panggung lalu menyampaikan pidato yang menyentuh. Kemenangan di Piala Oscar 2026 didedikasikan untuk sang istri, Zinzi Evans dan anak-anak. Ryan Coogler terang-terangan menyebut Zinzi Evans adalah istri sekaligus ibu terbaik sedunia.

Malam puncak Piala Oscar 2026 di Dolby Theatre Hollywood, Los Angeles, AS, Minggu (15/3/2026) waktu Amerika Serikat. Saat namanya disebut, Ryan Coogler buru-buru naik ke panggung dan mempersilakan para hadirin yang memberikan standing ovation segera duduk.

Menyaksikan standing ovation ini sejujurnya membuat Ryan Coogler sangat gugup. “Silakan, silakan, silakan duduk, karena saya sangat gugup dan mereka akan memutar musik penutup,” kata Ryan Coogler seperti diberitakan The Hollywood reporter pada Minggu (15/3/2026).

Ryan Coogler lantas memperkenalkan diri sebagai anak yang dibesarkan di daerah Oakland, California, AS. Setelah berkali-kali dinominasikan dan akhirnya menang, ia berterima kasih kepada pihak Academy Awards seraya menyebut Piala Oscar yang digenggam sebagai kehormatan besar.

Hawa romantis sekaligus haru seketika menyeruak setelah Ryan Coogler menyebut nama Zinzi Evans, ketiga anak mereka, dan ibunda terkasih. “Zinzi, kau adalah istri dan ibu terbaik di dunia. Tiap hari yang kuhabiskan bersamamu lebih baik daripada sebelumnya,” aku Ryan Coogler.

Untuk Orang Tuaku

People mengabarkan pada Minggu (15/3/2026), Ryan Coogler menyadari kesibukan di lokasi syuting membuatnya kerap menjauh dari anak-anak. Padahal, sebagai ayah, Ryan Coogler ingin dekat dengan buah hatinya.

“Untuk orang tuaku yang ada di sini, terima kasih atas semua kenangan. Terima kasih telah membuatku percaya pada diri sendiri. Dan untuk anak-anakku yang di rumah menonton, aku minta maaf atas semua waktu yang kuhabiskan jauh darimu,” ujar Ryan Coogler.

Proyek Judas and Black Messiah

“Ayah sayang kalian. Kenangan satu-satunya yang kita miliki. Kuharap aku telah memberi kalian beberapa kenangan indah. Ketika ayah hanya jadi kenangan, aku ingin kalian mengingat satu hal: Aku sayang kalian lebih dari apa pun,” pungkasnya.

Dalam catatan Showbiz Liputan6.com, ini bukan kali pertama Ryan Coogler meraih nominasi Piala Oscar. Pada 2021, ia bersama Shaka King dan Charles D. King menjadi nomine Film Terbaik lewat Judas and Black Messiah.

Dua Tahun Setelahnya

Dua tahun setelahnya, Ryan Coogler dinominasikan lagi, kali ini kategori Lagu Tema Film Terbaik via lagu “Lift Me Up” soundtrack Black Panther: Wakanda Forever. Nominasi ini didapat Ryan Coogler bersama Tems, Rihanna, dan Ludwig Goransson.

Tahun ini, Ryan Coogler menang Oscar mengalahkan Robert Kaplow (Blue Moon), Jafar Panahi, Nader Saivar, Shadmehr Rastin serta Mehdi Mahmoudian (It Was Just an Accident), Ronald Bronstein dan Josh Safdie (Marty Supreme), lalu Eskil Vogt bareng Joachim Trier (Sentimental Value).

Paul Thomas Anderson Menang Piala Oscar Setelah 14 Kali Nominasi, Minta Maaf ke Anak di Panggung

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |